Bupati Solok Hadiri Acara Perwata Tanjung Alai yang Pulang Basamo

perwata
Tanjung Alai, SuhaNews – Perantau Warga  Tanjung Alai (Perwata), Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, yang tersebar di berbagai dxaerah di Indonesia pulang basamo dan menggelar acara di Kantor Wali Nagari Tanjung Alai, Sabtu,  25 Juni 2022.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Solok Epyardi Asda, Kepala OPD, Camat X Koto Singkarak  Chrismon Darma, Forkopimcam, Walinagari Tanjung Alai Yurdam, Ketua KAN, Ketua BPN Nagari Tanjung Alai, Ketua DPP PERWATA Ir. H. Yasar Arsa, MT., Ketua Cabang Persatuan Perantau Warga Tanjung Alai se-Indonesia, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, dan tamu undangan lainnya.

Baca juga: Bahas UMMY Solok, Wawako Ikuti FGD Bersama Perantau

Ketua DPP PERWATA H. Yasar Arsa mengatakan bahwa PERWATA merupakan sebuah wadah organisasi orang Tanjung Alai yang merantau. Ada 21 cabang PERWATA di seluruh Indonesia, pada kesempatan pulang basamo tahun ini yang hadir 15 DPC.

“Kami bersama DPC Perwata juga akan mensponsori berbagai kegiatan lomba yang akan di adakan dalam acara pulang basamo ini,” jelas Yasar Arsa.

Perwata berharap, tambah Yasar Arsa, pemerintah daerah dapat membantu menjadikan tempat wisata di Tanjung Alai ini dikenal di Indonesia maupun mancanegara.

Walinagari Tanjung Alai Yurdan mengatakan bahwa acara ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan silaturahmi di antara masyarakat nagari Tanjung Alai.

Bupati Solok H. Epyardi Asda Dt Sutan Majo Lelo menyampaikan bahagianya karena bisa bertemu dan berkumpul dengan para perantau di nagari Tanjung Alai ini.

“Kegiatan ini merupakan ajang dalan memupuk silaturahmi antar sesama warga nagari Tanjung Alai,” ujar Epyardi Asda.

Dengan adanya perhatian dan kontribusi dari para perantau, jelas Epyardi Asda, diharapkan visi misi Kabupaten Solok mambangkik batang tarandam menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatra barat dapat terwujud.

BACA JUGA  Pengurus LKAAM Sumbar Masa Bakti 2021-2026 Dikukuhkan

“Dalam mewujudkan hal itu sudah ada beberapa hal yang kita capai yakni telah berhasil mengeluarkan Kabupaten Solok dari Zona Merah penilaian Ombudsman mengenai Pelayanan terhadap Masyarakat,” jelas Epyardi Asda.

“Kegiatan pembangunan yang telah diusulkan oleh nagari, insyaallah akan kami bantu dengan APBD Kabupaten Solok,” jelas Epyardi Asda.

Saya juga besar di rantau, jelas Epyardi Asda, tetapi karena kecintaan pada kampung halaman, saya kembali untuk mengabdi di Kabupaten Solok.

“Saya berharap para perantau agar tidak melupakan kampung halaman, mari kita bangun kampung halaman ini demi Kabupaten Solok yang lebih maju,” ajak Epyardi Asda. (Wewe)

Baca juga: Manjakan Perantau, NPM Luncurkan 5 Armada Baru Diikuti Palala dan Sembodo

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakEka Putra Letuskan Badia Batuang Tanda Dibuka Festival Pesona Pariangan
Artikulli tjetërAwali Event Pacu Kuda, Ninik Mamak Arak-Arakan Naik Bendi Menuju Bancalaweh