Bupati Solok: Opini WTP Didapat, Nagari Dibangun

WTP
Bupati Solok menerima Opini WTP atas LKPD tahun 2021
Arosuka, SuhaNews – Kabupaten Solok meraih Opini WTP untuk kelima kalinya secara berturut-turut. Ini menjadi gelar WTP pertama di masa kepemimpinan Bupati Solok Capt. H. Epyradi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M.Mar. Prestasi yang patut diapresiasi.

Solok Super Team yang digaungkan oleh Epyradi Asda setidaknya memperlihatkan hasil maksimal. Apalagi sebelum WTP ini, Kabupaten Solok juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan, 3.32 persen. Artinya Kabupaten Solok berhasil melewati masa krisis usai Pandemi Covid-19.

Baca juga: Sumbar Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

Mambangkik Batang Tarandam, menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat yang menjadi visi Bupati Solok mulai memperlihatkan hasil. Sejak awal Bupati Epyradi Asda selalu menegaskan bahwa ia menganut prinsip anggaran berbasis masyarakat atau anggaran berbasis rakyat.

Setiap sen kepingan dana APBD akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Karena itulah, setiap turun ke nagari, Bupati selalu mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan musrenbang nagari untuk mengusulkan kebutuhannya.

“Silakan, sampaikan usulan pada musrenbang atau langsung kepada saya,” ujar Epyradi Asda dalam setiap pertemuan dengan masyarakat nagari.

WTPPenyerahan hasil pemeriksaan BPK atas LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Tahun 2021 Kepada Pemerintah Kabupaten Solok, yang diterima langsung oleh Bupati LKPD termasuk salah satu pemanfaatan anggaran sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Prov. Sumatera Barat atas pembinaan dan kerjasamanya dalam melakukan pemeriksaan LKPD di Kabupaten Solok,” ujar Epyradi Asda.

Baca juga: Kota Pariaman Raih Opini WTP untuk Ke-9 kalinya

Seluruh ASN Kabupaten Solok, ujar Epyradi Asda, diharuskan untuk selalu mematuhi aturan mengenai keuangan sehingga tidak ada lagi keraguan dalam pemanfaatannya. Persoalan yang sering terjadi adalah mengenai aset daerah.

BACA JUGA  Tanah Datar Akan Gelar Program Waqaf 1000 Hafidz ke-5

“Mengoptimalkan aset daerah bisa menjadi kunci LKPD tetap meraih Opiti WTP,” tambah Epyradi Asda.

Bupati Epyradi Asda menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada OPD dan DPRD atas kerja samanya selama ini sehingga Kabupaten Solok dapat meraih Opini WTP selama 5 kali berturut-turut.

Penghargaan dari BPK Perwakilan Sumbar ini diterima oleh Bupati Epyradi Asda pada Jumat, 27 Mei 2022 di Kantor BPK Provinsi Sumatera Barat di Padang. Bupati Solok menerimanya bersamaan dengan Walikota Padang Hendri Septa, dan Bupati Pasaman Barat H. Hamsuardi. Penghargaan diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Prov. Sumatera Barat Yusnadewi.

Dalam kesempat itu, Bupati didampingi oleh Sekda Kabupaten Solok Medison, S.Sos, M.Si., Inspektur Daerah Fidriati Ananda, SE, Ak., Kepala OPD.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat Yusnadewi mengatakan bahwa ini merupakan kali pertama penyerahan secara langsung dengan tatap muka sejak Pandemi Covid-19 merebak.

“Pemerintah Kabupaten Solok menyerahkan laporan keuangan pada 28 Maret 2022.  Ini lebih cepat 3 hari daripada tanggal yang telah ditentukan.

Setelah melaksanakan pemeriksaan, jelas Yusnadewi, BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap hasil LKPD Kabupaten Solok.

Beberapa kelemahan dalam sistem pemerintahan, papar Yusnadewi, diharapkan untuk segera ditindaklanjuti sesuai Dengan Pasal 20 UU No.15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan dan Pengelolaan Keuangan Negara.

Sama dengan Kepala BPK Perwakilan Sumbar, Bupati Solok pun berharap untuk selanjutnya hasil pemeriksaan menjadi lebih baik, sehingga Kabupaten Solok tetap mendapatkan opini WTP.

Eskavator untuk Nagari

Menerima Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah hanyalah salah satu indikator bahwa anggaran sudah dimanfaatkan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku. Namun yang tidak kalah pentingnya, bagaimana Pemerintahan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu (Asda-Pandu) tetap memberikan perhatian penuh kepada masyarakat.

BACA JUGA  Terima Rektor IAIN Bukittinggi: Bupati Solok: Semoga Menjadi UIN Terbaik

Bupati Solok: Opini WTP Didapat, Nagari Dibangun 1Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat adalah dengan adanya eskavator untuk nagari. Ini menjadi program satu-satunya di Sumatera Barat, bahkan di Indonesia, hanya Kabupaten Solok yang menyediakan eskavator untuk nagari.

“Silakan bukan jalan dan lahan pertanian dengan eskavator ini,” ujar Epyardi Asda.

Bahkan Bupati Epyardi Asda, bukan sekedar menyediakan eskavator untuk membuka lahan dan jalan usaha tani, juga meminta semua wali nagari mendata lahan pertanian yang sudah ada untuk dimanfaatkan.

“Silakan didata lahan pertanian yang ada, kita akan menyediakan bibit unggul secara gratis,” jelas Epyardi Asda.

Bukan sebatas janji, Bupati Solok benar-benar menyediakan  bibit unggul untuk masyarakat Kabupaten Solok. Bibit itu bisa didapatkan melalui kelompok tani. Sementara jalan usaha tani yang berhasil dibuka juga akan dicor, sehingga bisa dilalui kendaraan bermotor. Arus transportasi ke lahan pertanian menjadi lancar.

Bupati Solok mengayadari, pertanian menjadi sektor yang tidak bisa diabaikan. Di samping itu, Bupati juga ingin memajukan UMKM dan Pariwisata. Program ini pun sudah mulai dirintis.

“Kita sudah bekerja sama dengan beberapa daerah,” ujar Epyardi Asda.

Dalam upaya memajukan UMKM, Bupati Solok sudah menelusuri kerjasama dengan Jambi, Pekanbaru, Dumai dan DKI Jakarta. Tinggl lagi bagaimana kesiapan UMKM Kabupaten Solok menyediakan produk.

Beras Solok yang menjadi salah satu ikon pertanian Kabupaten Solok akan dipasarkan secara Nasional. Karena itulah Bupati Solok menelusuri kemungkinan pemasaran Bareh Solok ke berbabai daerah di Indonesia. (Wewe)

Baca juga: Pemerintah Kota Solok Raih Opini WTP ke-6 Kali dari BPK

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakGubernur Minta Gebu Minang Perkuat Kerjasama UMKM
Artikulli tjetërWako Pariaman Genius Umar Hadiri dan Ikuti APEKSI 2022 di Bandar Lampung