Bupati Solok Terima Kunjungan Pengurus SAS

bupati
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok, H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar menerima kunjungan anggota Ormas SAS, Jumat (11/3) di Balairung Rumah Dinas Bupati di Arosuka.

Bupati Solok didampingi oleh Asisten Koordinator Bidang Ekbangkesra Drs. Syahrial, MM, – Plt. Kepala Disdukcapil Ricky Carnova S.STP., Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Sulik Aia Sepakat Afdhal Muhammad dan anggota SAS lainnya.

Baca juga: 37 Guru Mengaji Se Nagari Sulit Air, Ikuti Pelatihan pembelajaran Ustmani

“Ormas Sulit Air Sepakat (SAS) kini memiliki dualisme kepengurusann” Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP SAS Afdhal Muhammad.

Dualisme kepemimpinan SAS, jelas Afdhal Muhammad, yakni yang dipimpin oleh Samsuddin Mukhtar dan Hapy Bone Zulkarnain.

“Kepengurusan SAS yang lama di bawah pimpinan Samsuddin Mukhtar masih sah, sementara kepengurusan SAS yang baru Hapy Bone Zulkarnain juga mengklaim sebagai kepengurusan SAS yang sah pula,” tambah Afdhal Muhammad.

Dalisme kepemimpinan ini, jelasnya, sudah sampai ke PTUN Jakarta Pusat.

SAS merupakan Organisasi terbesar di Nagari Sulit Air yang memiliki 94 cabang (DPC) yang tersebar di seluruh Indonesia, dan memiliki 4 DPC di luar negeri.

“Bupati diharapkan bisa menjadi mediator dualisme kepemimpinan SAS ini,” tambah Afdhal Muhammad.

Samsuddin Mukhtar, jelasnya, sudah meminta kepada pihak Hapy Bone Zulkarnain untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan tersebut.

Bupati Solok H. Epyardi Asda Dt. Sutan Majo Lelo, M. Mar., mengatakan bahwa sebagai Bupati, ia harus independen, netral dan tidak memihak kepada salah satu pengurus.

“Saya mengharapkan SAS kembali akur dan damai dan menemukan solusi dalam menyelesaikan permasalahan dualisme kepemimpinan tersebut,” jelas Epyardi Asda.

“Saya siap membantu menjembatani agar kedua belah pihak menemukan solusi dan titik terang permasalahan tersebut,” tambah Epyardi Asda.

BACA JUGA  Pantau Dampak Corona, Bupati Solok Kembali Kumpulkan Pihak Terkait

Apabila ada agenda para perantau Sulit Air pulang basamo, jelas Epyardi Asda, ia bersedia hadir untuk menjadi mediator.

“Pemerintah Daerah mengharapkan para perantau SAS bisa memberikan kontribusi bagi kampung halaman danKabupaten Solok,” harap Bupati Epyardi Asda. (Wewe)

Baca juga: Yayasan Titian Merah Putih Nagari Sulit Air Serah 1300 Al Qur’an

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPemuncak ASC 2022 Diterima Jadi Santri Ponpes Al Kautsar Tanpa Tes
Artikulli tjetërManchester United Vs Tottenham 3-2, Ronaldo Catat Sejarah Gol Terbanyak