Bupati Suhatri Bur Tinjau Monitoring dan Evaluasi Didikan Subuh

bupati
Padang Pariaman – Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur  meninjau pelaksanaan monitoring dan evaluasi didikan subuh di TPA Masjid Jamik Sicincin, Nagari Sicincin Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Minggu (24/10).  

Pemkab Padang Pariaman menurunkan tim monitoring dan evaluasi kegiatan didikan subuh serentak di empat titik.

Empat titik yang dimonitoring adalah, Pertama di TPA Masjid Jamik Sicincin, Nagari Sicincin Kecamatan 2×11 Enam Lingkung dengan Ketua Tim Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman.

Baca juga: 80 Santri MDTA Ikuti Lomba Didikan Subuh di Surau Lakuak

Kedua, di TPA Darussadikin Surau Kajai Kampung Ladang Balah Hilir Kecamatan Lubuk Alung dengan Ketua Tim Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteran Rakyat.

Ketiga di Pondok Al Qur’an Darul Mustafa Korong Padang Sago Randah Nagari Koto Dalam Selatan Kecamatan Padang Sago dengan Ketua Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan.

Keempat di TPA Masjid Hasanatain Nagari Sintuak Kecamatan Sintuk Toboh Gadang dengan Ketua Tim Kabag Kesra Sekretariat Daerah.

Ini merupakan tindak lanjut dari visi Padang Pariaman Berjaya, dengan moto Unggul Berkelanjutan, Religius, Sejahtera dan Berbudaya.

“Salah satu cara yang dilakukan dalam mewujudkan Padang Pariaman Religius adalah dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi kegiatan didikan subuh,” ujar Suhatri Bur.

Didikan subuh di setiap kecamatan ini, jelas Bupati Suhatri Bur, merupakan langkah untuk perwujudan Padang Pariaman religius, dimana dengan menanamkan keagamaan dari sejak dini kepada generasi muda kita.

Didikan subuh di setiap kecamatan ini merupakan langkah awal untuk perwujudan Padang Pariaman religius, dengan menanamkan keagamaan sejak dini.

“ini merupakan pembentuk landasan diri bagi generasi penerus agar dapat menjadikan Padang Pariaman menjadi lebih baik lagi,” ungkap Bupati

BACA JUGA  Kabupaten Padang Pariaman Lakukan Penilaian Kinerja Kepala SMP

Pemerintah Daerah, tambah Suhatri Bur, bangga dan mengapresiasi kepada seluruh pengurus dan orang tua murid yang telah mendukung pelaksanaan didikan subuh.

“Evaluasi didikan subuh ini adalah untuk menghidupkan seluruh TPA dan TPSA di seluruh kabupaten Padang Pariaman, di seluruh Mesjid dan Mushola Se-Kabupaten Padang Pariaman,” tambah Bupati. (*)

Baca juga: Koto Hilalang, Kampung Didikan Subuh Pertama di Kec. Kubung

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDibuka Walikota, Pemko Solok Gelar Seleksi dan Pembekalan Kuliah ke Timur Tengah
Artikel berikutnyaPramuka Diminta Fokus Sukseskan Vaksinasi dan Lawan Hoaks