Bus ANS dan Bus Transport Jadi Korban Pelemparan Batu di Lintas Sumatera

Bus ANS dan Bus Transport Jadi Korban Pelemparan Batu di Lintas Sumatera
SuhaNews – Kejahatan pelemparan batu oleh orang tak dikenal semakin marak ditengah padatnya arus mudik ini, bus ANS BA 7122  QU dari Sumbar tujuan Jakarta jadi korban pelemparan batu di daerah Tebo propinsi Jambi, Sabtu (30/4) kemarin.

Akibatnya kaca sampang kanan pada bus ANS pecah, beruntung tidak ada korban yang terluka akibat serpihan kaca maupun batu yang dilemparkan tersebut.

Untuk menghindari keadaan lebih buruk, bus tetap melaju hingga rumah makan Simpang Raya Bayung Lencir, dan memperbaiki kaca yang pecah tersebut menggantinya dengan polantik.

Sehari sebelumnya, Bus po. Transport Express BA 7031 RM jurusan Pariaman – Jabodetabek jadi korban pelemparan batu oleh oknum tak bertanggung jawab, jumat (29/4) malam sekitar pukul 22.45 WIB.

bus mengalami pecah kaca sebelah kanan. Beruntung tak ada penumpang yang terluka, namun kejadian ini membuat perjalanan terganggu, karena bus harus memperbaiki dulu kaca yang pecah.

Dilansir postingan facebook bus asa Pariaman ini, kejadian pelemparan batu terjadi di jalur antara Singkut propinsi Jambi dengan Lubuk Linggau propinsi Sumatera Selatan.

Jalur ini memang dikenal rawan aksi serupa sejak dahulu, apalagi sebelum ada tol Trans Sumatera dan sebagian besar bus tujuan Sumbar, Sumut hingga Aceh melitas di kawasan ini.

Bus ANS dan Bus Transport Jadi Korban Pelemparan Batu di Lintas Sumatera 1

Ditengah kepadatan arus lalu lintas yang meningkat jelang lebaran, kejahatan pelemparan batu juga marak. Baik di Lintas tengah via Lubuk Linggau maupun di lintas timur via Tebo – Palembang dan Tol Trans Sumatera.

Wan (38) salah satu pengemudi bus antar kota antar propinsi yang ditemui SuhaNews di terminal Bareh Solok, Sabtu (30/4) kemarin mengatakan, kejatan ini tak mengenal merk bus. Dan kejadiannya selu malam hari, sehingga pelaku tidak terlihat, karena usai beraksi mereka menghilang di kegalapan malam.

BACA JUGA  Pemkab Tanah Datar dan Dewan Pers gelar Seminar Literasi Media

Pengemudi dan pengurus bus sudah melaporkn kejadian ini kepada aparat terkait terdekat dengan lokasi kejadian tetapi masih terulang bahkan tiap hari. Tidak hanya bus, truk hingga mobil pribadi.

“Kita tidak tahu apa motif dan tujuan mereka, namun para pengemudi sepertinya sudah sepakat, apabila jadi korban pelemparan batu ini, tetap berjalan dan berhenti di kantor polisi terdekat atau lokasi yang dianggap aman,” ujar Wan.

Kepada pemudik dan pengguna jalan yang melintas jalur ini menuju Sumbar dan sebaliknya dihimbau untuk selalu hati-hati dan waspada, disarankan untuk memasNg gorden penutup kaca iuntuk memperkecil resiko jika menjadi korban pelemparan batu ini. Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakMantan Anggota NII Ucapkan Sumpah Setia Kepada NKRI
Artikulli tjetër133 Anak Yatim Terima Santunan Hari Raya dari BAZNA Panyakalan