Arosuka, SuhaNews – Sudah 1.500 orang, warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi Covid-19, yang terdiri atas karantina mandiri 116 orang, dirawat 35 orang, meninggal 50 orang dan sembuh 1.299 orang.
“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 16.442 orang, dengan Positivity Rate (PR) 9,12 %,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam,Minggu (23/5/2021) di Arosuka.
Zonasi Daerah di Sumatera Barat pada minggu ke-63, 23 s/d 29 Mei 2021, jelas Syofiar Syam, Kabupaten Solok masuk dalam Zona Oranye (Resiko Sedang) dengan Skor 2,18.
Baca juga: Sudah 50 Warga Kabupaten Solok Meninggal Dunia Karena Covid-19
“Kasus konfirmasi ada tambahan sebanyak 18 orang,” tambah Syofiar Syam.
Adapun 18 warga yang terkonfirmasi, yakni:
- Perempuan 81 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Alahan Panjang dg gejala demam dan hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 37 Tthn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Alahan Panjang dg gejala demam dan hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 43 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan Tani, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Alahan Panjang dg gejala demam dan hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 20 thn, alamat Nagari Cupak, Kec. Gunung Talang, pekerjaan Mhs, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Jua Gaek dg gejala demam dan hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 50 thn, alamat Nagari Salayo, Kec. Kubung, pekerjaan ASN Pemkab Solok di Koto baru, merupakan skrinning spesimen ASN Kab Solok dg gejala flu. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 40 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan ASN Pemkab Solok di Koto baru, merupakan skrinning spesimen ASN Kab Solok dg gejala demam dan hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 57 thn, alamat Nagari Tanjung Bingkung, Kec. Kubung, pekerjaan wiraswasta, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi dg gejala demam, batuk dan lesu. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 25 thn, alamat Nagari Tanjung Bingkung, Kec. Kubung, pekerjaan Mhs, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi dg gejala Anosmia. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 17 thn, alamat Nagari Panyakalan, Kec. Kubung, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi dg gejala demam. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 7 thn, alamat Nagari Panyakalan, Kec. Kubung, pekerjaan pelajar, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi tanpa gejala. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 44 thn, alamat Nagari Koto Gaek Guguak, Kec. Gunung Talang, pekerjaan ASN BPTP, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Talang dg gejala hilang rasa penciuman. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Laki-laki 59 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan TNI, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi tanpa gejala. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 40 thn, alamat Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang, pekerjaan ASN SMA Negeri Sumbar, merupakan kasus suspek dari RSUD M Natsir dg gejala demam dan Anosmia. Yang bersangkutan karantina mandiri.
- Perempuan 51 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, pekerjaan ASN Balitbu, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi (rekan kerja) dg gejala demam, kurang nafsu makan, batuk dan sesak napas. Yang bersangkutan dirawat di RSUD M. Natsir Solok.
- Laki-laki 71 thn, alamat Nagari Sirukam, Kec. Payung Sekaki, pekerjaan Tani, merupakan kasus suspek dg gejala batuk dan sesak nafas. Yang bersangkutan dirawat di RST Solok.
- Perempuan 60 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dg gejala demam dan badan lemas. Yang bersangkutan dirawat di RST Solok.
- Laki-laki 81 thn, alamat Nagari Alahan Panjang, Kec. Lembah Gumanti, merupakan kasus suspek dg gejala demam. Yang bersangkutan dirawat di RS BMC Padang.
- Perempuan 67 thn, alamat Nagari Salimpek, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dg gejala demam, nyeri dada, sakit kepala, batuk dan sesak nafas. Yang bersangkutan dirawat di RSUD Arosuka.
“Kasus konfirmasi sembuh ada tambahan sebanyak 11 orang,” jelas Syofiar Syam.
Adapun 11 warga yang dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan spesimen hasil negatif, yakni:
- Perempuan 29 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek, Karantina mandiri.
- Laki-laki 40 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
- Laki-laki 26 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, merupakan skrinning / spesimen massal, Karantina mandiri.
- Laki-laki 54 thn, alamat Nagari sumani Kec. X Koto Singkarak, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi (rekan kerja), Karantina mandiri.
- Laki-laki 54 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek dari RS M Natsir, Karantina mandiri.
- Laki-laki 54 thn, alamat Nagari Singkarak, Kec. X Koto Singkarak, merupakan skrinning / spesimen massal, Karantina mandiri.
- Perempuan 14 thn, alamat Nagari Saok Laweh Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
- Laki-laki 44 thn, alamat Nagari Cupak, Kec. Gunung Talang, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Jua Gaek, Karantina mandiri.
- Perempuan 25 thn, alamat Nagari cupak Kec. Gunung talang, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
- Laki-laki 48 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmais, Karantina mandiri.
- Laki-laki 71 thn, alamat Nagari Salayo. Kec. Kubung, merupakan kasus suspek, Dirawat di RS M Natsir. (Wewe)
Baca juga: Covid-19 Kabupaten Solok: 16 Warga Terkonfirmasi, 15 Sembuh



Facebook Comments