Covid-19 Kabupaten Solok, Total 5 Orang Meninggal, 101 Sembuh

orang
Arosuka, SuhaNews – Kasus Konfirmasi Covid-19 yang sembuh hari ini bertambah 13 orang. Sementara kasus suspek dirawat tetap satu orang, sedangkan kasus konfirmasi positif bertambah satu orang, dan meninggal pada Sabtu (3/10) lalu di RS Semen Padang Hospital.

“Alhamdulillah, ada tambahan kasus konfirmasi sembuh sebanyak 13 orang,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Senin (5/10/2020) di Arosuka.

Kasus suspek dirawat, jelas Syofiar Syam, tinggal 1 (satu) orang, yakni Laki-laki 61 tahun, alamat Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, merupaka pasien suspek yang dirawat di ruang isolasi RSUD Aroska sejak 2 Oktober 2020.

“Kasus konfirmasi Covid-19 ada tambahan sebanyak 1 (satu) orang dan sudah meninggal pada 3 Oktober 2020 lalu,” jelas Syofiar Syam.

Adapun kasus konfirmasi yang meninggal yakni Laki-laki 52 tahun, alamat Nagari Alahan Panjang, Kecamatan LembahGumanti. Diagnosa Suspect Covid-19 + Pneumonia Bilateral + DM Tipe 2 + ARDS. Yang bersangkutan meninggal  di RS Semen Padang Hospital (SPH) pada Sabru, 3 Oktober 2020 sekitar pukul 16.20 Wib.

“Yang menggembirakan kasus Konfirmasi sembuah bertambah sebanyak 13 orang,” jelas Syofiar Syam.

Adapun 13 warga yang terkonfirmasi Covid-19 yang dinyatakan sembuh yakni:

  1. Perempuan 2 tahun, alamat Nuansa Griya Arosuka III Nagari Batang barus Kec. Gunung talang, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan  karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  2. Perempuan 21 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Singkarak, Karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  3. Perempuan 35 thn, alamat Perum. Griya Arosuka Tahap II. Nagari Batang barus Kec Gunung Talang, pekerjaan ASN, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  4. Laki-laki 44 thn, alamat Nagari Cupak Kec. Gn Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  5. Laki-laki 38 thn, alamat Tabek Pala, Nagari Talang Kec. Gn Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  6. Laki-laki 21 thn, alamat Perum Nuansa Griya Asri Tahap 2, Kec. Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  7. Perempuan 23 thn, alamat Nagari Batangbarus, Kecamatan Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  8. Laki-laki 21 thn, alamat Banda Balantai Transat Kota Solok, pekerjaan PLN Kayu Aro, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

    orang
    Syofiar Syam
  9. Laki-laki 23 thn, alamat Nagari Batang barus Kec. Gunung Talang, pekerjaan PLN Kayu Aro, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Padang, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  10. Laki-laki 40 thn, alamat Basung Nagari Sulit air Kec. X Koto Di Atas, pekerjaan PLN Singkarak, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  11. Laki-laki 32 thn, alamat Perumahan Batu Kubung, Kecamatan Kubung, Pekerjaan Polri, merupakan kasus suspek dengan hilangnya rasa penciuman, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  12. Laki-laki 55 thn, alamat Nagari Cupak, Kec. Gunung Talang, pekerjaan tani, merupakan kontak erat dg kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.
  13. Perempuan 21 thn, alamat Nagari Gantung Ciri, pekerjaan Karyawan Toko Elektronik Kota Solok, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi Kota Solok, Karantina Mandiri. Dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil NEGATIF.

“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  4.018 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok,” Syofiar Syam.

Total warga Kabupaten Solok yang terkonfrimasi Covid-19, jelas Syofiar Syam, sebanyak 154  orang, yang terdiri atas karantina mandiri 40 orang, dirawat 8 orang, meninggal 5 orang, dan sembuh 101 orang. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...