1 Lagi Warga Sulit Air Positif Covid-19, Seluruh Nagari di kab. Solok Ikuti Pool Test

322
pool test
Penjemputan pasieon positif Covid-19 di nagari Sulit Air. foto: grup FKNSA
Arosuka, SuhaNews – Pool Test yang digelar di seluruh nagari di Kabupaten Solok akan berakhir Rabu (15/7/2020) ini. Hingga sekarang sudah ada sebanyak 1.237 sampel swab dari hasil pool test, yang digelar sejak 6 Juli 2020.
pool
Syofiar Syam

“Sudah ada 1.237 sampel Pool Test yang masuk ke Labor FK Unand Padang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Selasa (14/7) di Arosuka.

Pengiriman sampel, jelas Syofiar Syam dilakukan secara bertahap Rabu, 8 Juli 2020 dikirim sebanyak 105 Sampel, Kamis, 9 Juli 2020, sebanyak 290 Sampel, Jumat, 10 Juli 2020, sebanyak 300 Sampel, Sabtu,  11 Juli 2020, sebanyak 289 Sampel, Senin, 13 Juli 2020 sebanyak 289 Sampel.

“Hasil pemeriksaan Sampel Pool Test yang telah keluar hasilnya  hampirnya semuanya negatif,” jelas Syofiar Syam.

Dijelaskan Syofiar Syam, pada Kamis 9 Juli 2020, sebanyak 105 sampel dengan hasil negatif,

Sabtu, 11 Juli 2020, sebanyak 290 sampel dengan hasil negatif, Selasa, 14 Juli 2020 sebanyak 800 sampel dengan hasil negatif.

“Sebanyak 70 Sampel dilakukan pemeriksaan ulang  karena Invalid,” papar Syofiar Syam.

Hingga sekarang, jelas Kabah Humas ini,  jumlah ODP sebanyak 3 orang, PDP meninggal sebanyak 1 (satu) orang, PDP isolasi mandiri 1 orang.

“Pasien positif ada penambahan sebanyak 1 orang,” jelas Syofiar Syam.

Tambahan satu pasien positif adalah orang tua dari Pasien Positif (Pasien ke-10) dari Nagari Sulit Air.

“Total sudah ada 11 pasien positif covid-19 di Kabupaten Solok,” jelas Syofiar Syam.

Tes Swab, jelas Syofiar Syam, sudah dilakukan terhadap 1.998 warga Kabupaten Solok.

Adapun PDP yang meninggal, jelas Syofiar Syam, adalah Laki-laki  umur 52 tahun, alamat Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya. Yang bersangkutan meninggal 12 Juli 2020 di rumah. Pasien menolak di Swab dan pulang paksa dari RSUD M. Natsir Solok.

Di samping itu, jelas Syofiar Syam, pasien yang melakukan isolasi mandiri adalah Perempuan  62 tahun, alamat Nagari Muaro Paneh.  Pasien masuk IGD RS. M Natsir pada 22 Juni 2020. Yang bersangkutan menolak dilakukan perawatan dan juga menolak diambil Tes Swab.

Adapun pasien positif  yang sedang dirawat adalah laki-laki  umur 64 tahun, alamat Nagari  Sulit Air. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 9 Juli 2020. Sementara pasien ke-11 adalah Perempuan  umur 88 thn, alamat Nagari Sulit Air.

“Penularan pasien ke-11 terjadi karena kontak erat dengan pasien ke-10,” jelas Syofiar Syam.

Yang bersangkutan merupakan orang tua dari pasien ke-10. Yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri di rumah tempat tinggalnya.  Wewe

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...