6 Orang Dirawat Karena DBD, Dinkes Kabupaten Solok Lakukan Foging

DBD Berjangkit, 6 Orang Jalani Rawat Inap di RSUD M. Natsir Solok
Arosuka, SuhaNews – Kasus demam berdarah (DBD) kembali berjangkit di Kabupaten Solok, dari 10 kasus yang terpantau, 6 diantaranya menjalani rawat inap di RSUD M.Natsir Kota Solok.

Demikian disampaikan oleh Zulhendri, yang menjadi pembina apel gabungan ASN dan THL Pemerintah Kabupaten Solok, Senin (11/7) di halaman Kantor Bupati Arosuka.

Diawal arahannya, Zulhendri menyampaikan ucapan selamat Idul Adha dari Pemerintah Kabupaten Solok, “minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin.” ujarnya.

Terkait kasus DBD, jajaran Dinas Keseharan Kabupaten Solok telah melakukan foging pada daerah rawan. Untuk itu ia mengajak par ASN dan THL untuk berperan aktif memberikan penyuluhan bahaya, penyebab dan dampak dari demam berdarah ini pada masyarakat.

Informasi lain yang disampaikannya, memasuki awal semester dua tahun 2022 ini, realisasi APBD untuk pengadaan barang dan jasa baru terealisasi 33 persen, sedangkan untuk DAK harus selesai dalam pekan kedua Juli 2022 ini.

“Kita juga akan melaksanakan APBD perubahan paling lambat bulan agustus dan dalam 2 minggu kita harus menyiapkan dokumen yang menyangkut APBD perubahan, Lakukan revisi secepatnya, jangan sampai ada sisa anggaran dan upayakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Menutup arahannya, Zulhendri mengatakan, saat ini sedang menyusun RKPD dan untuk itu kelengkapan dokumen RKPD yang sudah ada agar sesegeranya dilengkapi karena minggu depan sudah akan di bahas bersama DPRD.

Apel ini diikuti oleh Sekda Medison, Asisten Koordinator Bid Ekonomi Pembangunan Drs. Syahrial, MM, Kepala OPD serta ASN dan THL Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok. Wewe

BErita Terkait :

BACA JUGA  Sudah 14 Warga Sumbar Positif Terinfeksi Covid-19

dbd dbd dbd dbd 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakJemaah Haji Bukittinggi Selesaikan Prosesi Ibadah Haji
Artikulli tjetërASN Kemenag Bukittinggi Sembelih 2 ekor Hewan Kurban