Cabuli Murid SD, Tukang Sate di 50 Kota Diamankan Polisi

Di 50 Kota, Tukang Sate Cabuli Murid SD
SuhaNews. Seorang tukang sate mencabuli Siswi SD, Entah setan apa yang sedang merasuki seorang tukang sate berinisial G (51) warga di salah satu Nagari di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota sehingga ia nekad mencabuli seorang bocah perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) sebut saja Mawar (12).

Dilansir DekadePost.Com, Bhabinkamtibmas Polsek Luhak mendapatkan laporan dari orang tua Mawar bahwa anaknya diduga telah menjadi korban pencabulan. Kepada pihak kepolisian, orang tua Mawar juga menyebutkan bahwa terduga pelaku adalah G.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Luhak, IPTU. Doni segera bergerak cepat dengan memerintahkan Kanit Reskrim, Aiptu. MS. Rambe, Aipda Rusmen dan Bhabinkamtibmas, Bripka Joko untuk mengamankan terduga pelaku. Beruntung terduga pelaku belum melarikan diri. Ia lebih dahulu diamankan pihak jorong ke Kantor Walinagari dan segera dijemput oleh Tim Reskrim Polsek Luhak.

” Iya, kita mendapatkan laporan dari keluarga korban bahwa anaknya diduga telah dicabuli oleh pelaku berinisial G. bergerak cepat, kita segera membawa pelaku yang sebelumnya telah dibawa pihak jorong ke Kantor Walinagari.” Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Alex Prawira melalui Kapolsek Luhak, IPTU. Doni, Senin sore 8 Februari 2021.

Terduga pelaku berinisial G, diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Luhak sekitar pukul 12.30 Wib. Setelah diamankan, terduga pelaku dibawa ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Payakumbuh di kawasan Labuah Basilang Kecamatan Payakumbuh Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ditempat terspisah, Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP. M. Rosidi didampingi Kanit PPA, IPDA. Hendra Gunawan menyebutkan bahwa saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Payakumbuh, pelaku G mengakui perbuatannya.

” Pelaku datang ke kedai milik orang tua korban untuk minum kopi. Karena keadaan sepi, dan korban Mawar sedang menonton Televisi, tanpa ba bi Bu, pelaku langsung memegang bagian payudara dan alat vital korban.” Ucapnya AKP. M. Rosidi.

BACA JUGA  Mulai 13 Juni, Walikota Padang Bolehkan Baralek

Hingga kini pelaku masih ditahan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Editor : Lim  Sumber : Dekadepost. com 

Baca juga :

Facebook Comments

loading...