Digelar KPU, Bupati Solok Launching Gerakan Nagari Sadar Memilih

129
bupati solok
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok launching gerakan nagari sadar memilih dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020, Selasa (7/7/2020) di Ruang Solok Nan Indah Arosuka. 

Sosialisasi tahapan pemilihan serentak dan launching gerakan nagari sadar memilih ini digelar oleh KPU Kabupaten Solok dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, Sekda Aswirman, Forkopimda, Kepala DPMN Ferisnovel, Ketua KPU Prov. Sumbar Amnasmen, Ketua KPU Kab. Solok Ir. Gadis, Ketua Bawaslu dan Kepala Bank Nagari Cab. Solok Ir. Heri Wildani.

“Kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan tahap pemilu agar dipahami oleh masyarakat dan tidak ada keraguan,” ujar Ketua KPU Kab. Solok, Gadis.

Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati Solok, jelasnya akan berlangsung 9 Desember 2020.

“Diharapkan meningkat antusias masyarakat dalam memberikan hak pilihnya,” jelas Gadis.

Saat ini, jelas Gadis,  sedang berlagsung verifikasi faktual terhadap calon independen. Diharapkan semua elemen ikut berperan demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020.

Sementara Bupati Solok, H. Gusmal berharap para wali nagari memiliki tekad dalam menuukseskan pelaksanaan pilkada.

“Ajaklah masyarakat memberikan hak pilihnya agar partisipasi masyarakat makin tinggi,” jelas H. Gusmal.

Pelaksanaan pilkada 2020 ini, jelas Bupati, tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal itu juga harus dipatuhi masyarakat, sehingga tidak ada penambahan kasus positif covid-19 pada saat pilkada serentak nanti.

“Beri pemahamam kepada masyarakat tentang pentingnya memberikan hak suara saat pilkada,” tambah Bupati Gusmal.

Suara yang diberikan, jelas Gusmal, akan menentukan calon kepala daerah lima tahun ke depan. Wali nagari diharapkan menyampaikan kepada masyarakat yang memiliki hak pilih tentang tahapan pilkada serentak ini.

“Semua stakeholder harus beesinergi dan bekerjasama dalam pelaksanaan pilkada ini,” tambah Gusmal.

Masyarakat, jelas Gusmal,  perlu mengawasi kalau ada kecurangan. Begitu juga dengan ASN diharapkan tidak ada keberpihakan kepada salah satu calon.

“Partisipasi masyarakat ikut menentukan kualitas keberhasilan pelaksanaan pemilu,” jelas Gusmal.  Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...