Dua Ekor Kukang Dikembalikan BKSDA Resor Agam ke Cagar Alam Maninjau

dua
Lubuk Basung, SuhaNews – Dua ekor kukang (Nycticebus Coucang) kembali dilepas oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam di kawasan hutan Cagar Alam Maninjau. 

“Satwa dilindungi itu merupakan barang bukti kejahatan perdagangan yang diamankan, dan pelepasannya dilakukan bersama Kejaksaan Negeri Agam dan Polres Agam,” ujar Kepala BKSDA Resor Agam, Ade Putra, Selasa (10/8).

Dua ekor satwa dilindungi itu, jelas Ade Putra, dilepaskan setelah kasusnya dinyatakan memiliki putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht), dan sebagai pelaksanaan putusan majelis hakim yang menyidangkan perkara ini.

Baca juga: Perdagangkan Kukang, Warga Lubuk Sikaping Dilimpahkan ke Kejaksaan Agam

Satwa dinyatakan sehat oleh medis hewan, masih memiliki sifat liar dan tidak terdapat luka, sehingga layak untuk dilepaskan ke habitatnya.

“Ini dasar kita untuk melepasliarkan satwa itu, selain menjalankan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Basung yang menyidangkan perkara tersebut,” katanya.

Pelaku perdagangan hewan dilindungi ini, jelas Ade Putra, telah dijatuhi vonis pidana penjara selama 1,6 tahun dan denda sebanyak Rp5 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Basung.

Pelaku ditangkap dan diamankan oleh tim gabungan BKSDA Sumbar dan Satreskrim Polres Agam di Pasar Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Rabu (24/3/2021) lalu sekitar pukul 15.30 WIB, ketika membawa dan akan memperniagakan satwa itu. (*)

Baca juga: Polda Riau Amankan Dua Warga Tanjung Emas, Tanah Datar

Facebook Comments

BACA JUGA  16 Pasien Covid-19 di Kota Solok Dinyatakan Sembuh
loading...
Artikel sebelumyaMahasiswa KKN UNRI Serahkan Tempat Cuci Tangan ke TPA Fajar Taqwa
Artikel berikutnyaSerahkan Sembako, Jaringan Pemred Sumbar Sasar Warga Isolasi Mandiri