Gemarindu MTsN 7 Limapuluh Kota, Salurkan Zakat ke Masyarakat

Gemarindu MTsN 7 Limapuluh Kota, Salurkan Zakat ke Masyarakat
SuhaNews – Program Gerakan Masyarakat Ramadan Indah dan Syahdu Dunia (Gemarindu) di Kabupaten Lima Puluh Kota masih semarak. Salah satu kegiatan yang sedang digiatkan adalah Gerakan Berbagi Zakat Fitrah Peduli Umat (Berkat). Kegiatan Berkat ini dilaksanakan hampir di seluruh satker yang ada di Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, dan tidak ketinggalan MTsN 7 Lima Puluh Kota.

Amil zakat MTsN 7 Lima Puluh Kota yang sudah ditunjuk, telah membagikan Zakat Fitrah kepada siswa dan masyarakat yang berhak semenjak 23 April 2022 yang lalu. Sebanyak 183 paket Zakat Fitrah dihimpun dari zakat Pendidik, Tenaga Kependidikan serta Peserta Didik. Sepuluh paket Zakat Fitrah diserahkan penyalurannya ke amil zakat di Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, sementara 173 paket lainnya diserahkan kepada 49 Mustahik di sekitar lingkungan madrasah dan masyarakat.

H. Irwan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh mengapresiasi satker yang telah ikut menyukseskan Program Gemarindu. Irwan menyebut dari 11 program Gemarindu, secara keseluruhan Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota dan jajarannya dapat merealisaikan program ini. Keseriusan seluruh ASN dalam menyukseskan program ini menjadi perhatian bagi kepala kantor.

Budi, S. Ag, Kepala MTsN 7 Lima Puluh Kota menyatakan sangat bersyukur atas kerja solid Tim Amil Zakat yang telah berupaya menjangkau para mustahik yang benar-benar berhak menerima Zakat Fitrah. Budi menyebut jangan sampai Zakat Fitrah tidak tepat sasaran.

“Kita sangat berterima kasih kepada Amil Zakat yang telah mendata para Mustahik yang benar-benar berhak menerima Zakat Fitrah. Kita takut jika Zakat Fitrah ini tidak tepat sasaran. Atas upaya Amil Zakat ini, kami sebagai kepala madrasah sangat mengapresiasi,” ungkap Budi.

BACA JUGA  Tekan Angka Perceraian, Kemenag 50 Kota Gelar BRUS

Budi menyebut, dalam penyaluran Zakat Fitrah ini langsung diantar kepada para Mustahik. Tidak mereka yang datang ke madrasah. Budi menyebut hal ini sudah sepatutnya, karena salah satu tugas Amil Zakat adalah mengantarkan zakat kepada Mustahik, bukan malah mereka yang menjemput. Budi menambahkan bahwa di antara Mustahik, ada yang lebih dari satu paket Zakat Fitrah diterimanya, hal ini melihat kondisi Mustahik. Di antar mereka ada yang lumpuh, sementara tanggungan keluarga ada di pundaknya.

“Untuk penyerahan Zakat Fitrah, kita menyerahkannya sampai ke Jorong Nenan Nagari Maek, sebuah jorong terjauh di Kecamatan Bukik Barisan. Sementara daerah terjauh tempat kita menyalurkan Zakat Fitrah adalah di Jorong Sei Nyanyiang. Sebuah daerah yang secara wilayah domilisi, daerah ini masuk ke Kecamatan Kapur IX. Namun anak-anak di sana banyak yang bersekolah di madrasah kita. Memang tidak mudah mencapai daerah ini. Namun dengan tekad dan keikhlasan yang tinggi, Tim Amil Zakat Fitrah kita tidak mengeluh menuju daerah ini,” papar Budi.

Gemarindu MTsN 7 Limapuluh Kota, Salurkan Zakat ke Masyarakat 1

“Ini adalah kegiatan pembagian Zakat Fitrah kita tahun ke tujuh. Dimana pengelolaan Zakat Fitrah sepenuhnya dilakukan oleh Amil Zakat di MTsN 7 Lima Puluh Kota. Kita berusaha memberikan layanan terbaik bagi Mustahik. Semoga kegiatan ini menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Tak lupa kami menghimbau kepada siswa, orang tua siswa yang mampu dan Muzaki lainnya untuk menyalurkan Zakat Fitrah melalui madrasah kita. Semoga Allah redha atas apa yang telah kita perbuat,” pungkas Kamad muda ini. (Budi/Nina)

Berita Terkait :

BACA JUGA  Kemenag Lima Puluh Kota Raih Peringkat II Realisasi Dana PNBP-NR Tahun 2021

gema gema gema gema 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakKakan Kemenag Pasaman Serahkan 3 Huntara untuk Korban Longsor di Malampah
Artikulli tjetërTPP Cair Jika Dapat 3 Orang Divaksin, LaNyalla: Tunjangan Adalah Hak Guru