Bukittinggi, SuhaNews Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Kasmir didampingi Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Tri Andriani Djusair dan Kepala Kantor Urusan Agama Mandiangin Koto Selayan, Syarifudin, Senin (09/02) menyampaikan materi pada kegiatan Manasik Sepanjang Tahun bertempat di Gedung Manasik Haji dan Balai Nikah KUA Mandiangin Koto Selayan Bukittinggi.
Pada kesempatan tersebut Kakan Kemenag menyampaikan sosialisasi terkait Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2021 tentang penerapan 5 M guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan serta Mengurangi Mobilitas dan Interaksi sebagai modal awal yang dibutuhkan dalam mengantisipasi penyebaran covid-19.
“Meskipun vaksin virus covid-19 telah mulai diedarkan, namun gerakan 5 M tetap harus dilaksanakan agar pandemi cepat berakhir,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Kepala KUA Mandiangin Koto Selayan dan Petugas Kesehatan, mempraktekkan tata cara pemakaian masker dan mencuci tangan.
“Mari kita terapkan 5 M yang bermanfaat untuk kita semua, Keluarga dan masyarakat, apalagi bagi jama’ah haji. Dengan terbiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan di Tanah Air, Insya Allah akan terbiasa pula nantinya saat beribadah di Tanah Suci. Semoga seluruh jamaah haji Kota Bukittinggi menjadi jamaah mandiri. Untuk itu, ikutilah kegiatan manasik dengan sunggguh-sungguh. Pelajari dan pahami rukun, syarat dan wajib haji dengan baik. Jaga Iman dan imun, semoga menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya
Sementara itu hal senada juga disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair menyampaikan betapa pentingnya pembiasaan penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat, khususnya jamaah haji yang akan melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
“Penerapan protokol kesehatan di Arab Saudi sangat-sangat ketat dan tidak bisa ditawar. Makanya harus terbiasa menerapkan 5 M sejak sekarang. Kebiasaan tersebut, akan mempengaruhi kedisiplinan dan kepatuhan jamaah terhadap aturan tatkala melaksanakan ibadah haji nantinya,” terang Tri Andriani
“Mari sama-sama mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan. Semoga kita semua serta seluruh jamaah senantiasa dalam lindungan Allah dan dijauhkan dari wabah covid-19, sehingga beribadah dalam kondisi sehat, mandiri dan menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
reporter : Yal editor : Moentjak
Baca Juga :
- Calon Jamaah Haji ATB Ikuti Manasik Haji Sepanjang Tahun di Kemenag Bukitinggi
- Kemenag Bukittinggi Tuan Rumah Pembinaan Penyuluh Oleh Direktur Penais
- Walikota Dukung Program Kemenag Bukittinggi “Manasik Haji Sepanjang Tahun”
- Bincang Haji, Kemenag Bukittinggi Sikapi Pembatalan Haji 2020
- Haji 2020 Ditunda, Kemenag Tetap Siapkan Buku Panduan Manasik
- Keselamatan Jamaah, Pertimbangan Utama Pembatalan Keberangakatan Haji 2020



Facebook Comments