Naharudin: Kepdirjen PHU Nomor 245 Tahun 2021 Solusi Pelayanan Haji Terbaik

nomor
SuhaNews — Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Nomor 245 tahun 2021 tentang Standar Operasional Prosedur Pelimpahan Nomor Porsi Haji Wafat dan Sakit Permanen, memberi peluang kepada ahli waris menggantikan pemilik nomor porsi, untuk berangkat melaksanakan ibadah haji.

Terkait prosedur dan kelengkapan dokumen yang harus dilengkapi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, melalui Seksi Penyelenggara Haji Dan Umrah, menyelenggarakan Sosialisasi Pelimpahan Nomor Porsi Haji, pada Selasa (15/3), di Hotel Shago Bungsu II Lubuak Batingkok Tanjung Pati.

Baca juga: Zulkifli; Arab Saudi Hapuskan Prokes, Pelaksanaan Haji dan Umrah Tunggu Keputusan Pemerintah

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Naharudin membuka sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya kepala Kantor mneyebut, Kepdirjen PHU Nomor 245 Tahun 2021 merupakan salah satu langkah terbaik yang diambil pemerintah untuk memberikan pelayanan haji terbaik.

“Pemerintah berusaha memberikan pelayanan haji terbaik untuk masyarakat. Lahirnya Kepdirjen PHU ini adalah solusi mengurai Waiting List yang sudah panjang. Untuk Kabupaten Lima Puluh Kota, Waiting List kita sudah sampai 2044, artinya masa tunggu keberangkat Calon jamaah Haji sudah 23 tahun,” papar kepala Kantor.

Selanjutnya, kepala kantor yang didampingi Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Zakaria, menghimbau agar dana haji yang telah ditabung, jangan diambil lagi, baik bagi yang bersangkutan ataupun ahli waris. Naharudin menyebut, jika berangkat haji sudah diniatkan, maka Allah telah mencatat itu sebagai pahala, apalagi niat tersebut dapat ditunaikan. Dan jika yang bersangkutan meninggal atau sakit permanen, maka ahli waris bisa meneruskan niat pemilik porsi, jangan mengambil tabungan hajinya.

“Terakhir kami ingin mengingatkan, bahwa pelimpahan Nomor Porsi Haji tentu ada dokumen yang mesti dilengkapi. Jika memang ada calon jamaah haji yang sakit permanen atau telah meninggal, kami menghimbau agar segera mengurus dokumen yang diperlukan, supaya pelimpahan porsi segera bisa dilakukan, apalagi bagi bapak ibu yang akan berangkat,” tutup Naharudin.

BACA JUGA  Mutasi Bergulir, Bupati Solok Lantik Delapan Pejabat Eselon II

Plh. Kepala Sub Bagian tata Usaha, H. Zulwitra, dalam laporan panitianya menyebutkan, Sosialisasi Kepdirjen PHU Nomor 245 Tahun 2021 ini diikuti oleh Wali Nagari se Kabupaten Lima Puluh Kota yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan pertama 34 peserta dan angkatan ke II dilaksanakan besok dengan jumlah peserta 35 orang.

Untuk narasumber, selain kepala kantor, materi dalam sosialisasi ini juga disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Zakaria, dan Hatifah, S. Kom, Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Dokumen yang dilengkapi untuk pelimpahan Nomor Posri Haji memiliki keterkaitan dengan Pemerintah Nagari tempat jamaah berdomisi, maka dari itu kita mengundang Wali Nagari, agar kita bisa sama-sama mengerti dalam kelengkapan dokumen ini, demi kelancaran keberangkatan jamaah haji kita,” jelas Zulwitra. (Nina)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakAwal tahun 2022, MTsN 1 Bukittinggi Bertabur Prestasi
Artikulli tjetërWakil Walikota Solok Lakukan Pencanangan Kampung Pancasila