Hebat, Dua Siswa MAN 50 Kota melaju ke KSN Provinsi Sumbar

Hebat, Dua Siswa MAN 50 Kota melaju ke KSN Provinsi Sumbar
SuhaNews – Fais dan Danil, dua siswa MAN Lima Puluh Kota melaju ke Kompetisi Sain Nasional (KSN) Provinsi Sumatra Barat, setelah berjuang mengalah ratusan peserta lainnya pada KSN Tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota.

M.Faisal Fitria kelas XI IPA 2 dan Kurnia Ramadhanil siswa kelas X IPA 1 keduanya melaju ke KSN tingkat provinsi Bidang Studi Matematika. KSN tingkat Kabupaten yang digelar pada 24 Mei 2022 yang lalu diikuti oleh siswa SMA/MA dari 13 Kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kepala MAN Lima Puluh Kota, Intan Marajo, saat dikonfirmasi menyebutkan, dua siswanya yang lolos ini menjadi obat dari jerih payah guru selama ini. Bukan hanya untuk ajang KSN, tapi segala event sedapat mungkin diikuti oleh peserta didik MAN Lima Puluh Kota, dan tentunya didukung oleh bimbingan secara intensif dari tenaga pengajar.

“Kita selalu berupaya menyalurkan kemampuan peserta didik untuk mengikuti event-event yang akan mengasah kompetensi mereka. Kita ingin mereka mengukur kemampuannya melalui kompetisi yang ada, selain tentunya di madrasah juga terus kita lakukan hal itu. Dengan ditempa berbagai ajang lomba, mereka akan banyak menimba pengalaman dan pengajaran untuk lebih baik ke depan,” ungkap Intan.

Intan menyebut, bukan hanya di bidang mata pelajaran, madrasah melalui Wali Kelas, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan dan Guru Bimbingan Konseling (BK), memantau perkembangan peserta didik. Sehingga setiap kali ada kesempatan peserta didik untuk berkompetisi, Wali Kelas akan mudah mencari perwakilannya. Intan menyebut, himbauan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota untuk membuat program unggulan madrasah sedang ia rintis bersama seluruh civitas akademika MAN Lima Puluh Kota.

H.Irwan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten lima Puluh Kota, saat disampaikan berita baik ini berucap syukur atas capaian peserta didik MAN Lima Puluh Kota. Irwan menyebut, deretan prestasi yang telah dibuktikan oleh peserta didik MAN Lima Puluh Kota menunjukan bahwa madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata.

BACA JUGA  Hari Nelayan Nasional, Sultan Minta Pemerintah Kembangkan Kemitraan Nelayan Tradisional-Industri

“Inilah salah satu tujuan kita mendesak madrasah untuk membuat program unggulan. Tak lain dak tak bukan adalah dalam rangka peningkatan kualitas madrasah dan peserta didik. Program unggulan akan mengarahkan peserta didik untuk lebih kreatif dan inovatif, sehingga mereka akan berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih,” ungkap Irwan.

M.Faisal Fitria adalah putra dari Maryenti dan Fitriadi. Lahir di Ampang Gadang, 26 Maret 2005. Kesehariannya agak pemalu dan pendiam namun aktif dalam tulis menulis. Dia juga menjabat sebagai sekretaris OSIM. Fais selalu rangking 1 dari kelas 10. Sekarang berdomisili di Padang Japang.

Sementara Kurnia Ramadhanil adalah siswa yang riang dan suka senyum namun tak banyak bicara.Kkesehariannya biasa dipanggil Danil. Termasuk rangking 2 di kelas. Danil putra dari pasangan Madi Putra dan Netria. Ia lahir di kampung Tangah, 29 Oktober 2005 dan berdomisili di Talang. (Erna/Editor:Nina)

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPohon Tumbang Timpa Rumah di Perumahan Batu Kubung Solok Minggu Dini Hari
Artikulli tjetërImplementasi Kurikulum Merdeka, MKKS Tanah Datar Gelar FGD