Inovasi Layanan Haji, Kemenag Pesisir Selatan Libatkan Lintas Sektoral

Inovasi Layanan Haji, Kemenag Pesisir Selatan Libatkan Lintas Sektoral
Painan, SuhaNews. Dalam rangka meningkatkan pelayanan yang berinovasi dan berkualitas, Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.

Rapat yang mengusung tema Kebijakan Pemerintah dan Program Inovasi Pelayanan Publik Penyelenggaraan Haji dan dan Umrah Tahun 2021 ini dibuka Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda, Kamis (16/9) di Hotel Anordio Painan.

Hadir dalam rapat tersebut sebanyak 30 orang peserta yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, MUI, NU, Muhammadiyah, DMI, Pokjahulu, Pokjawas, Pokjaluh, Bank BPS BPIH, KBIHU, PPIU, dan Pembimbing Ibadah Haji, serta JFT dan JFU Kankemenag Pessel.

Kepala Kantor Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda dalam arahannya menyampaikan, penyelenggaraan ibadah haji merupakan even nasional, bahkan internasional yang dilaksanakan setiap tahunnya yang melibatkan banyak pihak dalam pelayanannya.

“Banyak isu miring yang beredar terkait pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah/2021 Masehi,” ujar kakan kemenag

“Padahal pemerintah menetapkan untuk meniadakan pemberangkatan ibadah haji pada tahun ini adalah untuk mengutamakan keselamatan jiwa jamaah haji di tengah pandemi yang masih melanda dunia,” lanjut kakan kemenag.

“Dan ketika pembatalan keberangkatan haji inilah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, membuat sebuah program inovasi terkait penyelenggaraan haji yang dikenal dengan program Jendela Hati yang merupakan akronim dari jenguk, dengar dan layani jamaah haji sepenuh hati. Pada program ini kita mendatangi ke rumah-rumah jamaah haji untuk menjalin silaturrahmi juga sekaligus memberikan pemahaman-pahaman terkait dengan pembatalan keberangkatan penyelenggaraan ibadah haji,” lanjut kakan kemenag.

Kakan kemenag juga menjelaskan bahwa program jendela hati terdiri dari beberapa poin yang dilakukan, diantaranya pertama mengunjungi jamaah ke rumah, kemudian yang kedua menghadirkan narasumber yang mempunyai pengalaman di bidang haji, dan ketiga menyampaikan informasi terkait haji melalui media sosial, seperti Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Langkisau dan channel YouTube Kemenag Pessel, serta keempat adalah Tazkia (tahsin, zikir dan doa).

BACA JUGA  Pemondokan Kafilah di Padang Panjang, Salah Fokus Utama Panitia MTQ Sumbar

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, Idris menjelaskan, selain pelaksanaan ibadah haji, juga perlu kita ketahui teknis-teknis lainnya yang terkait dengan pelaksanaan haji misalnya pendaftaran, pembatalan, pelimpahan kursi dan lain sebagainya.

Selanjutnya Mardanita Jalpida, JFU pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan dalam penyampaian materinya menjabarkan terkait pelayanan yang ada pada seksi Penyelenggara Haji dan Umrah di Kemenag Pesisir Selatan, seperti penerbitan rekomendasi paspor, pendaftaran haji, pembatalan haji, dan pelimpahan nomor porsi. Zon | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWako Padang: Normalisasi Sungai Batang Kandih dan Bendungan Dimulai
Artikel berikutnyaKanwil Kemenkumham Sumbar Laksanakan Diseminasi P2HAM di Agam