Jalan di Koto Anau dan Koto Laweh Rusak Parah

Jalan Menuju Bukit Sileh Rusak Parah di Koto Anau dan Koto Laweh
Solok, SuhaNews. Jalan sepanjang Koto Laweh, Batu Banyak dan Koto Anau kecamatan Lembang Jaya menuju Solok mengalami rusak parah yang disebabkan tingginya curah hujan pada Senin (11/01) sore hingga Selasa (12/1( dini hari.

Ada beberapa titik di sepanjang jalan tersebut yang sudah amblas seperti menjelang Simpang Patamuan, kemudian menjelang Simpang Limau Lunggo atau Kapalo Banda.

Namun yg lebih memperihatinkan adalah di lokasi kelok S, sehingga menyebabkan kendaraan yang berlalu lalang mengalami kemacetan, terutama ketika mobil atau truk yang berpapasan di jalan tersebut.

Sementara jembatan Limau Lunggo putus dibawa arus. Menurut informasi dari kepala jorong Lembang nagari Koto Anau, Aslim (60), sehingga akses ke Limau Lunggo dipindahkan ke Simpang Sawah Padang.

“Di perbatasan Koto Anau dan Sungai Janiah juga terjadi longsor, menyebabkan beberapa petak sawah hancur akibat di dorong oleh air bah yang keluar dari saluran drainase,” ulas Aslim

Epi (45) salah satu warga Koto Laweh, mengatakan kepada Suhanews bahwa dengan tidak hentinya hujan semalam, membuat saluran drainase di Koto Laweh menjadi jebol dan air keluar mengikis badan jalan, sampai sampai bibir jalan pun sudah membuat lubang sedalam 1 meter.

“Kita khawatir akan berpengaruh kepada pengendara sepeda motor maupun mobil”,ucapnya.

Warga sekitar berharap Kepada dinas terkait untuk memberikan perhatian dengan segera melakukan perbaikan pada jalan tersebut.

“Hal ini dikarenakan jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju solok ditambah lagi kondisinya sudah sangat rawan”,imbuhnya.

Dari data yang didapat dilapangan oleh Suhanews badan jalan tersebut sudah longsor akibat tergerus air dan lebih dari setengah badan jalan amblas.

Akibatnya, Pengendara roda empat harus hati-hati dan bergantian untuk dapat melewati ruas jalan tersebut, sementara untuk kendaraan roda dua masih bisa melintasi ruas jalan tersebut, namun tetap harus berhati-hati.

“Ya, mobil masih bisa, tapi harus hati – hati karena jalan kecil. Lewat juga harus bergantian,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah cepat tanggap masalah tersebut, karena kondisi sudah sangat memprihatinkan.

“Lewat ngeri, karena jalan yang belum lonsor juga ada seperti retak. Jadi sebelum ada korban alangkah baiknya pemerintah segera memperbaiki, baik membuat jalan darurat sementara dari pada memakan korban nantinya,”harapnya.

reporter : Dedi editor : Moentjak

baca juga :

Facebook Comments

loading...