Madinah, SuhaNews – Jumat (12/8) menjadi berkah bagi jamaah umrah asal Solok yang berangkat bersama Cordoba Tour dan Travel tengah berada di Madinah, karena Allah pertemukan dengan jamaah haji asal Padang Panjang. Sungguh diluar dugaan sejak awal keberangkatan.

Di hari keempat berada di kota Nabi ini, bertemu dengan jamaah haji asal Padang Panjang yang tergabung dalam Kloter VIII Embarkasi Padang atau jamaah haji terakhir asal Sumbar di tahun ini yang tergabung dalam fase gelombang dua Indonesia, dan hari ini merupakan hari terakhir bagi mereka berada di Madinah dan kembali ke Tanah Air
Bermula dari perjalanan kembali ke hotel setelah Subuh dan tadarus di Masjid Nabawi, terlihat di depan hotel rombongan menggenakan batik haji Indonesia. Ada rasa haru sekaligus takjub dan menyangka pertemuan ini. Meski dari awal keberangkatan kami dapat informasi jika jaah haji kloter terakhir Sumbar masih berada di Madinah, namun diperkirakan kami tak akan bertemu.
Saat didekati, benar saja, ini rombongan urang awak yang terdengar dari percakapan mereka. Saat disapa, mereka pun memyambut haru sapaan kami. Dalam percakapan singkat kamipun saling mengucap selamat.
Rasa haru bercampur bangga juga disampaikan jamaah ini saat disampaikan bahwa Kakan Kemenag kota Padang Panjang H. Alizar mantan Kakan Kemenag Kabupaten Solok dan kami mengenalnya.
Dalam pertemuan singkat ini, kami pun berkenalan, namanya Gustimar Kamaru Zaman dari Padang Panjang, berdua dengan suaminya. BErsama mereka juga ada dua jamaah dari Kabupaten Solok, pasangan suami istri dari Alahan Panjang namun tak sempat bertemu karena mereka sudah harus berangkat menuju bandara Madinah dan bersiap pulang ke Tanah Air.
Siangnya, seluruh jamaah umrah diajak mengikuti salat Jumat di Masjid Nabawi. Berbeda di Indonesia, selain jamaah pria juga banyak jamah wanita menempati lokasi khusus yang disediakan pengelola masjid dan sebagian besar adalah jamaah Umrah dari berbagai negara, kembali dapat pengalaman baru, berada diantara ribuan orang dari berbagai negara diawah sejuknya udara Masjid Nabawi.
Sedangkan Kamis (12/8), jamaah diajak keliling kota MAdinah mengunjungi berbagai tempat bersejarah untuk ziarah dengan menggunakan bus tingkat atau istilah teknologinya double decker bus.

Perjalanan menuju masjid Quba berlangsung nyaman dengan bus dua lantai ini, sambil mendengarkan penjelasan mutawif, kami menikmati pemandangan kota MAdinah dari lantai dua bus yang tentu saja berbeda jika perjalanan ini hanya menggunakan mobil biasa.
Di Quba jamaah menyempatkan solat, setelahnya kembali melanjutkan perjalanan. Meski tak banyak singgah, namun puas juga dengan tempat yang dikunjungi dan dijelaskan oleh mutawif melalui pengeras suara di bus tersebut. Nova
Berita Terkait :
- Pesan Kesederhanaan di Madinah, dari Bai’at Khalifah hingga Kematian
- Jamaah Umrah Cordoba, Nikmati Subuh dan Tadarus di Masjid Nabawi
- Pimpin Pengucapan Talbiyah, Kakan Kemenag Kab.Solok Lepas Jamaah Umrah Pertama 2022
- Umrah Dibuka, Masyarakat Sambut Antusias Penuh Rasa Syukur
jumat jumat jumat jumatÂ



Facebook Comments