Kakan Kemenag Pasaman Buka Bimtek Susun Soal Ujian Secara Mandiri

Kakan Kemenag Pasaman Buka Bimtek Susun Soal Ujian Secara Mandiri
Pasaman, SuhaNews. Kepala Kantor Kemenag Kab. Pasaman H. Dedi Wandra membuka Bimtek penyusunan soal ujian madrasah secara mandiri, Selasa (2/3) di aula kantor setempat.

Kepala Seksi Penmad Nafrizal menyatakan kegiatan bimtek ini dilandasi DIPA Pendidikan Islam Tahun 2021 untuk membekali para guru MA, MTs dan MI se Kabupaten Pasaman dalam penyusunan soal Ujian Madrasah tahun 2021.

BACA JUGA  Musrenbang Kubung Bahas Pencapaian Empat Pilar Pembangun Kab. Solok

“Bimtek diikuti sebanyak 90 orang peserta, namun pelaksanaan dibagi per angkatan yang masing-masing tingkat 30 orang dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 2 sampai 4 Maret 2021”,terang Nafrizal.

Disebutnya, pada tanggal 2 Maret Bimtek diikuti oleh guru-guru tingkat MA dan di harikedua diikuti guru MTs dan terakhir baru bagi tenaga pengajar MI yang dibimbing oleh tenaga-tenaga ahli dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman yakni Hj. Eli Sumarti,S.Pd dan Sakirman,S.Pd.

BACA JUGA  Raih Prestasi, Bupati Agam Beri Reward kepada Dasawisma Sahati untuk Berwisata

Lanjut infonya, Bimtek tidak hanya diikuti oleh para tenaga pendidik madrasah negeri juga swasta. Secara keseluruhan madrasah MA sebanyak 13 lembaga, MTs sebanyak 18 lembaga dan MI ada 10 lembaga.

Nafrizal mengatakan, dari kegiatan ini diharapkan guru madrasah bisa menyusun atau membuat soal ujian madrasah secara mandiri senada yang dipinta Kepala Kankemenag Dedi Wandra saat membuka acara.

Disamping meminta peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan dapat dikembangkan di madrasah masing-masing. Dirinya menilai ujian itu bagian dari evaluasi bagi siswa sejauh mana daya tangkapnya selama mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM).

BACA JUGA  Polres Bukittinggi Musnahkan Barang Bukti Narkotika

Hematnya juga, ujian adalah sekaligus merupakan barometer bagi guru termasuk lembaga madrasah serta Kementerian Agama.

Penting menurutnya, kegiatan Bimtek ini dalam rangka melahirkan satu persepsi dalam menyusun soal ujian dan terumusnya soa-soal yang berkualitas yang akan berdampak terhadap lulusan yang berkualitas pula.

reporter : Yusuf editor : Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...