17 ASN Kemenag Pasaman Terima SK Mutasi

17 ASN Kemenag Pasaman Terima SK Mutasi
Pasaman, SuhaNews. Sebanyak 17 orang ASN menerima SK Mutasi yang diserahkan oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Pasaman H. Dedi Wandra, Senin (1/3).

Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 tentang manajemen Pegawai negeri Sipil (PNS) rotasi, mutasi menjadi pakaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), diminta jangan panik.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Asrul didampingi Analis Ketatalaksanaan Nofrita Senin (1/3) menerangkan sebanyak 17 ASN di lingkungan Kankemenag Kabupaten Pasaman menerima SK, diantaranya ada yang dirotasi dan mutasi dari satuan kerja (satker) tempat bertugas sebelumnya.

Asrul menginformasikan ASN yang dirotasi dan mutasi yakni Ernawati yang sebelumnya bertugas di unit kepegawaian menerima SK baru untuk mnejalani amanah di seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU). Ruda Mahayati dari seksi PHU ke unit kepegawaian bersama Ernawati yang sebelumnya ditugaskan pada umum Sub Bagian Tata Usaha.

“Ernawati dan Ruda Mahayati yang dipindahkan ke unit kepegawaian untuk mensesuaikan gelar kesarjanaannya”, terang Asrul.

Dilanjutkan Nofrita, hal yang sama diberlakukan untuk penyesuaian yakni Slamet Vawel Sastrowijoyo, Ismeldi, Syofiar, Mila Prafitasari, Nofeli Fitria, Rahmaini, Runa Guspita, Gusmida Heryenti, Nellywati Harahap, Wispa yanti, Pinalita, dan Zulkarnain Nasution.

Sementara, Novialdi ASN yang sebelumnya berdinas di MTsN 2 Pasaman dimutasi ke MAN 2 Pasaman dan Hefial Meiyardi dari KUA Kecamatan Lubuk Sikaping dimutasi ke seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Pasaman.

Penyerahan SK langsung oleh Kepala kantor Dedi Wandra dan mengatakan hal yang lumrah sudah menjadi bagian yang biasa terjadi bagi kalangan abdi negara.

Dedi Wandra menjelaskan rotasi dan mutasi dilakukan untuk memberikan efek positif penyegaran dan pembinaan bagi ASN itu sendiri agar lebih baik dalam menjalankan tugas-tugas serta fungsinya. Dan sesuai dengan regulasi kepegawaian yang berlaku.

BACA JUGA  PPDB Kota Padang Dimulai

Juga, rotasi dan mutasi dilakukan atas dasar kesesuaian antara kompetensi PNS dengan persyaratan jabatan, klasifikasi jabatan dan pola karir, dengan memperhatikan kebutuhan organisasi dan dengan memperhatikan larangan konflik kepentingan.

Pesannya, agar ASN yang menerima SK mutasi dan rotasi dapat menjalankan tusinya dengan amanah dan lebih baik lagi ditempat yang baru dengan mematuhi peraturan yang berlaku.
Lalu, dijelaskannya juga berkenaan dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 12 Tahun 2018 tentang nomenklatur jabatan pelaksana bagi PNS Kemenag. Salah satu didalamnya mengatur tentang kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan dalam menduduki jabatan tertentu.

Dikatakan Dedi Wandra, dari hasil audit yang dilakukan pihaknya sejumlah ASN yang jenjang pendidikannya dinilai tidak memenuhi syarat dengan jabatan yang didudukinya selama ini harus disesuaikan seperti diamanahkan dalam PMA itu.

reporter : Yusuf editor : Moentjak

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...