Kanwil Kemenag Sumbar Sosialisasikan Pembelajaran Madrasah di Era New Normal

326
KANWIL
Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumbar H., Syamsul Arifin mensosialisasikan pembelajaran madrasah tahun pelajaran 2020/2021 di aula hubbul wathan kantor Kemenag kab. Solok
Koto Baru, SuhaNews. Kanwil Kemenag Sumbar melalui bidang Pendidikan Madrasah menggelar kegiatan sosialisasi pembalajaran di madrasah untuk tahun ajaran 2020/2021. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kepada madrasah se Kab. Solok berlangsung di aula Hubbul Wathan kantor Kemenag Kab. Solok, Kamis (9/7).

Tim Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sumbar H. Syamsul Bahri dengan anggota tim staf bidang Penmad dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Madrasah Aliyah tingkat Sumbar, MK2MTs dan MK2MI.

Ikut menghadiri pembukaan sosialisasi ini, Kasubbag TU H, Fuadi Nawawi bersama seluruh kepala seksi dan penyelenggara zakat wakaf Kantor Kemenag Kab. Solok

Kepala Kantor Kemenag kab. Solok H. Alizar dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Tim Sosialisasi dari Kanwil, karena ini akan menjawab banyak pertanyaan seputar proses belajar madrasah ditengah pandemi ini.

Untuk itu H. Alizar mengajak para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik. Salah satu hal penting yang dipahami peserta adalah regulasi terkait pembelajaran ini, karena dalam pelaksanaannya ada beberapa regulasi saling berkaitan dan menunjang.

BERITA TERKAIT :

Menutup laporannya, H. Alizar mengatakan ditengah pandemi ini, minat masuk madrasah di Kab. Solok masih tinggi. Hal ini dibutkikan dengan banyaknya calon siswa yang mendaftar disemua madrasah. Mulai dari Ibtidaiyah hingga Aliyah. Bahkan madrasah swasta juga mulai dilirik masyarakat.

Sementara itu Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, H. Syamsul Arifin selaku ketua tim mengatakan tujuan kegiatan ini menyampaikan program pemerintah memutuskan tahun ajaran baru tetap dibuka pada Juli meski Indonesia masih dilanda pandemi hanya untuk wilayah atau daerah yang memiliki status zona hijau.

Sedangkan untuk zona merah, oranye dan kuning dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR).

kanwil

Terkait pelaksanaan itu ada beberapa regulasi yang mengikat salah satunya surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri serta Kepdirjen Pendis No 2791 Tahun 2020 tentang Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah sehingga proses BDR sesuai dengan aturan yang berlaku.

Menutup sambutannya H. Syamsul Arifin mengatakan bahwa nantinya Kepala Madrasah dapat berdiskusi dengan tim, tentang penerapan regulasi ini terkait kondisi di madrasah masing-masing. Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...