Kejutan di Pilkada Kab Solok, Inilah 4 Pasangan Balon Bupati

solok
Arosuka, SuhaNews. Pertarungan menuju Arosuka 1 bakal ketat. Balon Bupati Solok yang mengapung memiliki kekutan dan basis masing-masing. Empat Balon (bakal calon) Bupati mulai  mencuri perhatian publik. Apalagi semuanya diyakini mengenal dan dikenal masyarakat Kabupaten Solok.
Mari kita lihat satu persatu balon yang mengapung. Desra Ediwan Anantanur mendapat dukungan partai Golkar dan PKS. Ia bakal didampingi Adli, Politisi PKS dan Akademisi. Desra Ediwan tentu tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Solok. Putra Alahan Panjang pernah dua periode menjadi Wakil Bupati Solok, bersama Gusmal dan Syamsu Rahim.

ini

Sebelumya juga pernah dua periode terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Solok, serta Ketua DPD Golkar. Sementara Adli, merupakan putra Gantung Ciri yang selama ini dikenal sebagai akademisi dan politisi.  Perpaduan keduanya tentu saling menyokong.

Selanjutnya Epyardi Asda. Merupakan mantan anggota DPR RI tiga periode. Bisa duduk di parlemen selama 15 tahun tentu tidak lah mudah. Basisnya tentu saja Solok karena putra Singkarak ini memang berasal dari Dapil Sumbar ini. Kini anaknya yang baru masuk dunia politik, juga duduk di parlemen. Ia diusung PAN (Partai Amanat Nasional).

Pasangannya pun tidak diragukan lagi. Pemilik Bukik Cinangkiek ini bakal didampingi Jon Firman Pandu. Poliitis Partai Gerindra, yang sudah dua periode duduk di DPRD Kabupaten Solok, kini pun menjabat sebagai Ketua DPRD.

ini

Tidak ada yang berani mengatakan Pilkada sudah usai. Karena munculnya pasangan Epyardi Asda-Jon Firman Pandu menjadi balon sepadan dengan Desra Ediwan Anantanur-Adli. Apalagi dengan munculnya  balon bupati Nofi Candra-Yulfadri Nurdin. Balon penuh kejutan, sama halnya dengan balon lainnya.

Nofi Candra dikenal sebagai pengusaha dan mantan anggota DPD RI. Namanya sudah lama pula menjadi perbincangan di kalangan warga Solok. Apalagi sebagai pengusaha ia dikenal dengan dekat dengan petani. Bahkan saat maju sebagai anggota DPD RI, ia mengatakan akan selalu bersama petani.

Sekalipun ia berasal dari Utara Kabupaten Solok, NC dikenal memiliki basis pula di Selatan. Apalagi ia akan  menggandeng Yulfadri Nurdin sebagai balon wakil bupati. Bisa jadi Yulfadri Nurdin mampu menikam jejak Lembah Gumanti.

ini

Bukankah Gamawan Fauzi dua periode menjadi Bupati Solok. Dilanjutnya oleh Desra Ediwan Anantanur selama dua periode menjadi Wakil Bupati Solok dengan bupati yang berbeda, salah satunya dengan Gusmal.

Sama halnya dengan posisi Yulfadri Nurdin saat ini, menjadi Wakil Bupati bersama Gusmal. Periode kedua Desra mendampingi Syamsu Rahim dari utara (Paninajauan), bisa saja Yulfadri Nurdin menikam jejak yang sama, mendampingi Nofi Candra, yang juga dari utara. (Saniangbaka).

Tapi sabar dulu, masih ada balon lainnya, Iriadi Dt. Tumanggung yang bakal bergandengan dengan Agus Syahdeman. Iriadi dikenal sebagai birokrat sekaligus perantau sukses. Karena ia berhasil membangun karir birokratnya di Sumatera Selatan.

Lama merantau, Iriadi ingin mengabdi di kampung halaman. Ikut bertarung mendapatkan BA 1 H adalah jalan pengabdian di kampung halaman. Pasangannya pun sudah dikenal luas. Agus Syahdeman pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok. Dia terpilih sebagai anggota DPRD periode kedua, namun mundur karena ikut bertarung dalam pemilihan Bupati Solok lima tahun lalu.

ini

Pada pemilu 2019, Agus Syahdeman memilih ikut bertarung menuju DPRD Sumbar. Ketua DPD Partai Demokrat Kabupaten Solok ini sebelumnya bakal melangkah bersama  Desra Ediwan Anantanur, tetapi setelah balihonya beredar, ia menarik diri karena alasan partai.

Jika Iriadi-Agus Syahdeman benar berpasangan, maka ini juga sebuah kejutan, mengikuti kejutan lainnya. Semua pasangan balon Bupati Solok nyaris tidak terlacak sebelumnya. Lihat saja, Desra Ediwan, ia digadang-gadang akan berpasangan dengan Sabrana, ternyata tidak jadi kenyataan.

Epyardi Asda pun demikian. Ia diyakini bakal berpasangan dengan Yulfadri Nurdin. Kedekatan keduanya tidak perlu dipertanyakan. Apalagi Epyardi Asda dan Yulfadri Nurdin sering menggelar acara bersama. Prediksi pun meleset, Epyardi Asda bakal berpasangan dengan Ketua DPRD Kabupaten Solok.

Nofi Candra pun tidak pernah terngiang bakal menggandeng Yulfadri Nurdin  Nofi Candra dihembuskan bakal didampingi Irwan atau Ukma. Namun lagi-lagi masyarakat Kabupaten Solok harus kecele.

Begitu dinamis dan cair politik Kabupaten Solok. Namun kita masih harus menunggu menjelang 4 September 2020 atau tiga hari lagi, saat balon mendaftar diri ke KPU. Bisa jadi balon gagal menjadi calon, maklum bola liar masih bergulir melewati jalan berliku penuh tikungan. Wewe

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...