Pariaman, SuhaNews – petani budidaya ikan di Kota Pariaman mengeluh karena ikan banyak sakit dan mati. Dinas Pertanian Pangan dan Kelautan Kota Pariaman, Sumatra Barat segera nengambil tindakan.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan melakukan peninjauan lapangan serta mengambil sampel air kolam dan ikanya untuk diperiksa di laboratorium,” kata Kabid Perikanan, Cithra Aditur Bahri, Senin (12/4/2021) sebagaimana dirilis Media Center Kota Pariaman.
Baca juga: Budidaya Lele Dalam Ember, Upaya Pertamina Foundation Berdayakan Penyandang Disabilitas di Kebumen

Pembudidaya ikan dari Rambai mengatakan bahwa banyak ikan terkena gangguan penyakit bahkan ada yang mati.
“Kita masih menunggu hasil labor keluar,” ujar Cithra.
Ia mengingatkan pembudidaya ikan agar selalu memperhatikan kondisi air, pemberian pakan ikan yang tepat dan pemilihan bibit.
“Pemberian pakan yang berlebihan bisa berdampak kepada perubahan air, seperti air cepat keruh. Kondisi air tersebut rawan terhadap serangan penyakit,” kata Cithra Aditur Bahri. (*/We)
Baca juga: Menteri Pertanian dan Wagub Audy Kunjungi Balitbu,: Pertanian Tulang Punggung Sumbar



Facebook Comments