KTH Bukik Nan Jombang Koto Baru Tanami Hutan

Pesisir Selatan, SuhaNew – Kelompok Tani Hutan (KTH) Bukik Nan Jombang, Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan melakukan penanaman hutan dengan tujuh komoditi, yang berasal dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BPDASHL) Agam Kuantan Sumatera Barat. 

Adapun komoditi yang dimaksud yakni Durian, Petai, Jengkol, kayu manis, Pinang, pokat dan bayur.

Baca juga: Kementerian KP Dukung Kota Pariaman Bangun Hutan Kota Berbasis Mangrove

Kelompok KTH Bukit Nan Jombang mendapatkan fasilitas dari Pemerintah Nagari dan LPMN, Pemuka Adat Nagari serta seluruh anggota kelompoknya.

Walinagari Koto Baru  Sukardi menyambut baik dan mendukung kegiatan itu sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Koto Baru.

Pembangunan Kebun Bibit Rakyat (KBR) merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka penyediaan dan pemenuhan kebutuhan bibit bagi masyarakat,” ujar Sukardi.

Program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui BP-DASHL Agam Kuantan Provinsi Sumatera Barat itu mereka sambut dengan antusias.

“Kini, mereka sudah dapat mengolah dan menggarap lahan secara berkelompok dengan bermacam komiditi dan berkelanjutan,” ujar Sukardi.

Sementara itu Ketua LPMN Nagari Koto Baru, Rayendra sekaligus Babinsa TNI memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pembibitan dan penanaman di lahan kelompok tersebut.

Rayendra juga mengapresiasi upaya peningkatan ekonomi masyarakat dengan menggarap lahan yang kurang produktif menjadi lebih bermanfaat untuk kedepannya.

Lahan kelompok ini, jelas Sukardi, luasnya lebih kurang 350 hektar. Mayoritas warga di sini bertani dan berkebun serta berharap dapat meningkatkan fungsi hutan hutan, dari tidak produktif menjadi produktif.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagarai (LPMN), Yusdir Dt Pintu Basa mendukung kegiatan kelompok petani hutan di nagrinya itu. (*)

Baca juga: Program Agroforestry di Pesisir Selatan, 35 Hektar Hutan Rakyat Akan Dihijaukan

Facebook Comments

BACA JUGA  Piala Sudirman 2021: Kalah 2-3, Indonesia Disingkirkan Malaysia

Google News