Lubuk Basung, SuhaNews – Kuota pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Agam pada tahun 2022 ini meningkat dari tahun sebelumnya. Luak Ahgam memperoleh sebanyak 19.452 ton tahun ini, sementara tahun lalu 15.535 ton.
“Kuota pupuk itu terbagi ke dalam lima jenis pupuk yaitu, UREA, SP-36, ZA, NPK dan organik,” ujar Kabid Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluh Dinas Pertanian Agam, Armelia, Selasa (1/2).
Baca juga: Wali Kota Solok, Zul Elfian Buka Pelatihan Pembuatan Pupuk dan Pakan Ternak
Pupuk jenis UREA diperoleh kuotanya 7.544 ton, SP-36 3.063 ton, ZA 1.638 ton, NPK 6.283 ton dan organik 923 ton.

Penyaluran pupuk bersubsidi, jelas Armelia, harus melalui produsen, distributor dan kios resmi yang ditunjuk. Karena penerima pupuk ini adalah petani yang sudah tergabung dalam kelompok dan memiliki kartu tani.
“Kita memiliki dua produsen, tujuh distributor dan 168 kios yang tersebar di Kabupaten Agam,” ujarnya.
Kedua produsen itu yakni Pupuk Iskandar Muda (PIM) dengan empat distributor yaitu PT Fajar Semesta Harapan, CV Dt Kabasaran, CV Putra Arena dan PT Tina Dimas Raya. Kemudian Petrokimia Gresik tiga distributor yaitu, CV Fajar Semesta, PT Pertani dan CV Tazar dan CO.
Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi jenis UREA sebesar Rp2.250 per kilogram, SP-36 Rp2.400 per kilogram, ZA Rp1.700 per kilogram, NPK Rp2.300 per kilogram dan organik Rp800 per kilogram. (AMC)
Baca juga: Tim KP3 Tanah Datar Gelar Rapat Koordinasi Pendistribusian Pupuk



Facebook Comments