Liga Spanyol: Barcelona Jamu Bilbao di Camp Nou

bar
SuhaNews – Athletic Bilbao akan dijamu Barcelona di Camp Nou pada lanjutan LaLiga, Senin (31/1/2021) dini hari WIB.
Athletic Bilbao  bertekad mematikan Lionel Messi seperti di final Piala Super Spanyol. Pelatih Bilbao, Marcelino mengaku punya cara bikin La Pulga tak berkutik
Athletic Bilbao bakal sangat mewaspadai setiap pergerakan dari Lionel Messi. Messi masih menjadi motor serangan utama bagi Blaugrana dengan mengemas 11 gol dan empat assist di LaLiga musim ini.

Bilbao sendiri punya pengalaman yang sangat baik dalam mematikan Messi. Di pertemuan terakhir kedua tim di saat final Piala Super Spanyol, Bilbao berhasil menjadi juara usai membuat Lionel Messi mati kutu. Tim asal Bosque ini menang 3-2 dalam laga yang dituntaskan lewat perpanjangan waktu.

Dikutip dari WhoScored, Messi di laga tersebut hanya melepas tiga tembakan dan tak ada yang mengarah ke gawang. Ia bahkan harus dikartu merah menjelang akhir laga karena mendorong Assier Villaibre hingga terjatuh.

Pelatih Bilbao, Marcelino Garcia Toral, berharap tim asuhannya kembali membuat Messi mati kutu. Meski demikian, ia tetap mengakui La Pulga adalah pemain yang istimewa. Hal ini membuat tugas lini belakang Bilbao tetap berat.

“Di final, Messi terlihat tak sebaik biasanya dan dia tidak terlalu menentukan laga. Kami berharap di pertandingan ini akan sama lagi,” jelas Marcelino dikutip dari Barca Blaugranes

“Dengan Messi, Barca lebih sulit dilawan. Ada pesepakbola yang berada di atas yang lain dan itu adalah Messi.”

Marcelino sudah punya cara untuk mematikan Messi. Bilbao tak akan mengawal ketat Messi tapi lebih memilih untuk membatasi pasokan bola kepada bintang asal Argentina ini.

BACA JUGA  Tanpa Trofi, Aubameyang Disarankan Hengkang dari Arsenal

“Kami tidak akan menjaga Messi secara individu. Namun, kami harus membatasi keterlibatannya sebanyak mungkin. Kami harus memperhatikan bola dan di mana bola akan diberikan kepadanya,” ungkap Marcelino menambahkan.

“Kami akan mencoba untuk memastikan bahwa Messi memiliki partisipasi seminimal mungkin. Saat dia tetap bisa melakukannya, ruang dan waktu untuknya harus dibatasi.”

Sumber: detik.com

Baca juga:

Facebook Comments

loading...