LPM Kelurahan Tanah Lapang Sawahlunto Dinilai Tim Provinsi

lurah
Walikota Sawahlunto, Deri Asta
Sawahlunto, SuhaNews – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tanah Lapang Kota Sawahlunto masuk dalam nominasi enam besar Lomba LPM terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat.

“Untuk memilih juara Lomba LPM Provinsi, tim penilai melakukan kunjungan lapangan dan wawancara dengan pihak-pihak terkait,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar Amasrul, Senin 22 Agustus 2022 di Sawahlunto.

Baca juga: Forikan Sijunjung Dinilai Tim Penilai Forikan Provinsi Sumbar

Sebagai penanggung jawab tim penilai, jelas Amasrul, datang ke Kelurahan Tanah Lapang membawa tim penilai untuk memastikan data yang dikirim ke provinsi apakah sesuai dengan kondisi di lapangan dan informasi yang disampaikan oleh para narasumber nanti.

“Dari ekpose Ketua LP,M kami melihat potensi untuk menang, namun tentu semuanya kembali pada hasil penilaian,” kata Amasrul.

Ketua LPM Kelurahan Tanah Lapang Dedy Irawan menyampaikan pihaknya mempunyai sejumlah inovasi dalam memberdayakan potensi masyarakat di daerah itu sekaligus meningkatkan sinergi dengan pemerintah Kelurahan.

“Inovasi kami antara lain pembuatan kompos untuk memanfaatkan sampah organik yang telah dikumpulkan warga, setelah itu pelatihan menjahit dan merajut untuk memberdayakan potensi kaum ibu,” ujar Dedy.

Inovasi lainnya, tambah Dedt, yakni menanam buah dan sayur dalam pot agar pekarangan kosong di lingkungan rumah warga termanfaatkan menjadi sumber pangan alami.

“Masyarakat Kelurahan Tanah Lapang ini memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam, karena kita heterogen dari berbagai suku. Nah kami memfasilitasi pelestarian seni warga ini dengan menyelenggarakan pertunjukan/pentas seni,” kata Dedy.

Sementara untuk transparansi data dan meningkatkankan efektifitas penyampaian informasi dilakukan dengan memanfaatkan media website dan sosial media (sosmed).

“Kalau sumber pendanaan kegiatan LPM Kelurahan Tanah Lapang itu berasal dari Pemko Sawahlunto, PT. Bukit Asam, Bank Nagari dan sumbangan masyarakat,” kata Dedy.

BACA JUGA  Setelah ASN Kota Solok, Kini Mertua, Istri dan Anaknya Positif Covid-19

APBD Pemko Sawahlunto, jelasnya, dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas SDM LPM sebesar Rp10 juta, APBD Pemko Sawahlunto untuk biaya operasional LPM Rp5 juta, bantuan dari PT. Bukit Asam Rp10 juta, dan bantuan Bank Nagari Rp300 ribu dan sumbangan masyarakat sebesar Rp800 ribu.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengapresiasi LPM Kelurahan Tanah Lapang yang telah berkontribusi besar dalam membantu Pemko untuk membangun kota dan melayani masyarakat.

“Dari Pemko Sawahlunto, perhatian dan dukungan pada LPM telah dan terus diwujudkan. Dukungan dari sisi anggaran itu diberikan dalam bentuk dana untuk peningkatan kapasitas yang bisa dilaksanakan melalui pelatihan atau studi komparatif, kemudian ada pula dana biaya operasional yakni untuk memfasilitasi LPM dalam berkegiatan,” kata Wali Kota Deri Asta.

Wali Kota Deri Asta mengharapkan LPM Kelurahan Tanah Lapang sebagai mitra strategis Pemko Sawahlunto dalam berhubungan dengan masyarakat di Kelurahan itu lolos menjadi pemenang LPM Terbaik Tingkat Provinsi Sumbar. (Wewe)

Baca juga: Masuk 8 Besar, Forikan Kota Solok Dinilai Tim Penilai Provinsi Sumbar

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakSetelah KSM, 5 siswa MAN 2 Bukittinggi Melaju ke OSN Tingkat Sumbar
Artikulli tjetërMengenal Tugas Dan Wewenang PPK Berdasarkan PMA 6/2020