Meski Zona Hijau, Sawahlunto Putuskan Tak Gelar Salat Ied Berjamaah

237
posi
Walikota Sawahlunto Deri Asta
SuhaNews. Meski zona hijau dan nol Covid-19 Wali kota Sawahlunto himbau masyarakat tetap melaksanakan salat Ied dirumah. Pelaksanaan nantinya akan dijaga Tim Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Penanggulangan Covid-19 melakukan pengawasan super ketat orang yang masuk ke Sawahlunto terutama dari daerah zona merah.

“Kalau kita ingin bertahan di Zona hijau tidak ada pilihan lain bagi Sawahlunto adalah untuk selalu serius dalam menjaga perbatasan keluarnya masuk orang di Sawahlunto,” kata Walikota Deri Asta di Balaikota Lubang Panjang Kamis (21/5).

Ditegaskan Deri Asta yang juga bertindak selaku Ketua Gugus Tugas Tim Percepatan Penangggulangan Covid-19 Sawahlunto, tim telah menambah dua Posko lagi di Jalan Lintas Sumatera di Air Dingin Muaro Kalaban dan Kebun Jeruk Silungkang.

“Bagi yang tidak ber-KTP Sawahlunto untuk sementara dilarang masuk, begitupun para pedagang yang boleh berdagang adalah warga yang berdomisili di Sawahlunto,” katanya.

Berita Terkait : Sawahlunto Berpeluang Laksanakan Idul Fitri

Untuk Kendaraan kebutuhan dasar tetap diperbolehkan masuk, namun harus mengikuti protokol kesehatan. Kendati Sawahlunto masih zona hijau dan berhasil melalui PSBB tahap-1, tetapi daerah ini melanjutkan PSBB tahap ke-II sama dengan Padang sampai 29 Mei mendatang.

Menyikapi hal itu, lanjut Wako, Salat Idul Fitri 1441 H tidak dianjurkan di masjid maupun tanah lapang, tapi tetap di rumah saja.

Sementara itu petugas Posko Air Dingin Muaro Kalaban,semua kendaraan yang masuk wilayah Sawahlunto disetop petugas untuk diperiksa suhu tubuhnya serta KTP. Kalau aman disilakan jalan namun kalau tidak kendaraan disuruh balik kanan.

Namun dengan tambahnya dua Posko, petugas sedikit kewalahan sebab personel terbatas, mengingat volume kedaraan di Jalan Lintas tersebut cukup ramai.

editor : Lim sumber : TopSatu.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...