Jamaah Padati Salat Jumat di Masjid Agung Nurul Islam Sawahlunto

348
salat
SuhaNews. Jumat pertama sejak masa pandemi ratusan jemaah memadati Mesjid Agung Nurul Islam di pusat Kota Sawahlunto untuk menunaikan ibadah salat Jum’at (15/5).

Walikota Sawahlunto, Deri Asta menjelaskan sholat Jum’at diperbolehkan berdasarkan kesepakatan bersama antara Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkompinda), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sawahlunto, merujuk surat MUI Sumbar kepada Gubernur dan Walikota/Bupati se Sumbar untuk memfasilitasi umat untuk sholat Jum’at.

Selain itu, hingga saat ini, Kota Sawahlunto masih tercatat sebagai salah satu dari tiga kota kabupaten di Sumatera Barat yang zero (nol) konfirmasi kasus covid-19.

“Karena itu mulai tanggal 15 Mei 2020 ini, mesjid di Sawahlunto sudah bisa melaksanakan shalat Jum’at,” ujar Deri Asta.

Baca Juga :

Meski demikian protokol kesehatan tetap diberlakukan selama pelaksanaan sholat Jum’at, Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada setiap jemaah yang memasuki Mesjid.

Sementara Satpol PP perempuan mengecek masker dan sajadah jemaah. Jika tidak ada jemaah diperingati dan diminta memakainya pada Jum’at depan.

Sementara salah seorang jemaah mengapresiasi dibolehkannya pelaksanaan sholat Jum’at ini. “Semoga terus berlanjut pada Jum’at berikutnya. Dan kalau bisa juga diberlakukan untuk sholat lima waktu dan sholat tarawih”, katanya berkaca – kaca.

Sementara khatib Jum’at, Khairunnas Datuak Pito Sirajo dalam khutbahnya berharap wabah corona cepat hilang dari Sumatera Barat, Indonesia dan bahkan dunia.

Ia berpesan, dalam setiap musibah ada hikmahnya. Bagi yang dulunya jauh dari Allah, sekarang lah saatnya mendekatkan diri dengan banyak zikir dan istighfar.

editor : Lim sumber : Dekadepos

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...