Mutasi Lagi, Bupati Solok Lantik Kepala Dinas Pertanian

Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, Dt. Sutan Majp Lelo, M.Mar diwakili oleh Sekretaris Daerah Medison S.Sos., M.Si., melakukan  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan, Pejabat Pimpinan Tingggi Pratama dan Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Senin (15/0/2022).

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya Drh. Kenedy Hamzah  sebagai Kepala Dinas Pertanian, Tarmizi, S.H.,M.M  Inspektur Pembantu 2, Urusan Organisasi dan Kesejahteraan Rakyat Pada Inspektorat Daerah, Veraneldi, S.E., M.Si  Inspektur Pembantu 4, Urusan Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa Pada Inspektorat Daerah, dan Yanti Nova, S.E.,M.M Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan., serta  Syafaitir, S.ST, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian.

Baca juga: Mutasi Bergulir Lagi, Wawako Solok Lantik Pejabat Tinggi Pratama

Pelantikan ini dihadiri oleh Asisten III Editiawarman, S.Sos., M.Si, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM Mulyadi Marcos, S.E.,M.M, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, S.H.,M.M, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya.

“Pejabat yang baru saja diberikan amanah oleh Bupati Solok Epyardi Asda agar menjalakan tugas di tempat yang baru dengan baik,” ujar Medison.

Mata pencarian dan potensi terbesar masyarakat Kabupaten Solok, jelas Medison, berasal dari pertanian, oleh karena itu, sektor pertanian sebagai prioritas utama dalam 5 tahun kepemimpinan Bupati Solok.

“Banyak program-program ungulan yang kemudian dirancang dan disusun, baik yg bersifat pelayanan maupun unggulan daerah dalam rangka meningkatkan ekonomi dan menciptakan nilai tambah,” tambah Bupati.

Kabupaten Solok, jelasnya, penghasil bawang merah dan sayur-sayuran terbesar di Sumatera karena itu agaimana upaya kita tidak lagi bertumpu pada bagaimana menghasilkan “how to produce”, tetapi “ how to sell” bagaimana menjual, “how to make value added”  bagaimana menciptakan nilai tambah.

BACA JUGA  Bupati Solok Buka Orientasi Keterampilan Dasar Kader Posyandu Junjung Sirih

“Perlu kerjasama lintas sektor yang dimotori oleh Dinas Pertanian,” tambah Sekda Medison. Dinas Pertanian harus bergerak cepat dengan inovasi. Dengan keterbatasan sumber daya dan anggaran, Dinas Pertanian diharapkan bisa menunjukkan hasil kerja maksimal.

Baca juga: Mutasi di Kemenag Padang Panjang, 5 Pejabat Dilantik Kakanwil

Salah satu evaluasi yang dilihat dari Dinas Pertanian yaitu, ruang lingkupnya cukup luas, akan tetapi terkesan lamban dalam bergerak. Karena koordinasi di internal masih  perlu diperbaiki. Yang diperlukan adalah manajemen sektor pertanian dan teamwork yang baik, responsive serta cepat.

Selain membahas sektor pertanian, Medison juga menyinggung tentang inspektorat daerah.S aat ini, Inspektorat Daerah tidak hanya fokus pada pemeriksaan, juga ada peran yang dilakukan dalam rangka bagaimana membantu mengawal pemerintahan daerah agar berjalan secara akuntabilitas, bertanggung jawabdan keterbukaan.

“Seluruh aspek yang berkaitan tentang pertanggungjawaban keuangan baik kepada pemerintah maupun publik, diminta untuk dilaksakan dengan sebaik-baiknya dan ini di pantau oleh banyak lembaga,” jelas Medison.

Peran inspektorat daerah lebih luas dalam rangka memberikan jaminan kualitas terhadap pengawasan jalannya roda pemerintahan dari berbagai sektor. (Wewe)

Baca juga: Mutasi Bergulir Lagi, Bupati Solok Lantik 43 Orang Pejabat Pengawas

Facebook Comments

Google News