Tiga Doktor Isi di Dinas Dikpora

Mutasi Tuntas, Tiga Doktor ada di Dinas Dikpora
Pejabat baru di Disdikpora Kab. Solok
Arosuka, SuhaNews – Empat gelombang mutasi di lingkungan Pemkab Solok sudah berakhir. Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon IV, Senin (6/1) di aula Solok Nan Indah Arosuka, mengakhiri mutasi pada 2020 ini. Diawali dengan pelantikan eselon III, disusul eselon II, kepala SD dan SMP, ditutup dengan mutasi eselon IV. Tiga Doktor ada di Dinas Dikpora

Dari empat gelombang mutasi ini, ada catatan menarik dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, selain semua pejabat eselon III diganti, ada pejabat eselon IV yang dilantik, serta jumlah paling banyak yang dimutasi, ada tiga doktor yang jadi pejabat di Dinas Dikpora ini.

Ini menjadi catatan menarik karena pejabat yang bergelar Doktor (S3) hanya ada di dinas ini. Tidak ada doktor yang menjadi pejabat di dinas instansi lain di wilayah kerja Bupati/Wakil Bupati Gusmal-Yulfadri Nurdin ini.

Dr. Nila Kusumawati

Pada awalnya hanya ada Dr.  Nila Kusumawati yang menjadi pejabat di Dinas Dikpora ini. Sejak masuk menjadi Kasi Kurikulum SMP, dan pindah ke Kasi Kurikulum SD, sekarang diamanahi Kabid Pembinaan SMP. Ia termasuk birokrat yang lebih senior dibandingkan dua doktor lainnya.

Bersamaan dengan pelantikannya sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP pada Rabu (31/12) lalu, dilantik pula Dr. Asrinur sebagai Kabid Pembinaan SD. Selama ini Asrinur mengabdi sebagai pengawas SD di Kecamatan Kubung.

Sebelum menjadi pengawas, Asrinur sempat menjadi Kasi Kurikulum SD, pada periode pemerintahan Gusmal yang pertama, 2005-2010. Tidak lama jadi pejabat ia kembali ke fungsional. Kini kembali dipercaya sebagai pejabat struktural.

DR. Asrinur.

Dr. Ridha Hasnul Ulya menjadi Doktor ketiga yang dilantik di Dinas Dikpora ini. Senin (6/1) kemarin, ia dipercaya sebagai Kasi Perencanaan, setelah setahun terakhir ditugaskan sebagai staf di Sekretariat Dinas Dikpora. Ia termasuk doktor termuda di dinas ini. Kelahiran 1988 ini sebelumnya merupakan guru SMP.

BACA JUGA  Tahapan Pemilu Diundur, Bawaslu Temukan 2 Pelanggaran di Kota Solok

Tiga doktor yang kini diberi kepercayaan di bidang yang berbeda ini, diharapkan mampu membawa kemajuan  pendidikan di Kabupaten Solok. Bupati Solok, H. Gusmal berharap kualitas pendidikan Kabupaten Solok bisa lebih baik dan peringkatnya pun semakin meningkat.

 

Dr. Ridha Hasnul Ulya

Tiga doktor ini memiliki pengalaman mengajar yang berbeda. Dr. Asrinur lama mengabdi di SD, sementara Dr. Ridha Hasnul Ulya sebelum ke Dinas Dikpora tercatat sebagai guru SMP. Sedangkan Dr, Nila Kusumawati merupakan mantan guru SMA. Ketiganya juga memiliki pengalaman mengajar sebagai dosen.

Masuknya tiga Doktor ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga menjadi sejarah baru untuk Kabupaten Solok. Sejak dinas ini ada,belum pernah ada tiga doktor sekaligus di satu kantor. Wajar, Bupati Solok dan masyarakat menaruh harapan terhadap dunia pendidikan.

Setidaknya ini juga wujud dari harapan Mendikbud Nadiem Makarim untuk melakukan perubahan kecil. Jika perubahan kecil ini dilakukan secara menyeluruh maka ia akan membawa perubahan besar.   Wewe 

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaMTsN 7 Solok Beri Reward Siswa Hafizh Terbaik
Artikel berikutnyaManchester City Tundukkan MU