Padang Panjang Juara II Lomba Dasawisma Tingkat Sumbar

pad
SuhaNews – Dasawisma Teratai Satu, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Padang Panjang Timur, berhasil meraih juara II Lomba Dasawisma Tingkat Sumatera Barat.
Pembinaan yang konsisten oleh TP-PKK secara berjenjang dari kota sampai ke kelurahan kepada kader Dasawisma, akhirnya membuahkan hasil.

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumbar, Ir. Audy Joinaldy, SPt, M.Sc, MM, IPM, ASEAN.Eng, kepada Ketua TP-PKK, dr. Dian Puspita Fadly, Sp.JP yang didampingi Ketua Dasawisma Teratai Satu, Hermawati, Jumat (5/3) di Balairung Rudin Wako Bukittinggi pada acara Pencanangan Bulan Bakti Dasawisma dan BBGRM Tingkat Provinsi Sumbar.

Wakil Walikota, Drs. Asrul yang turut hadir bersama Wakil Ketua TP-PKK, Nova Era Yanthy Asrul menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih. “Alhamdulillah, kita bersyukur atas prestasi yang diraih. Semoga ke depan bisa ditingkatkan menjadi juara I di Sumbar,” katanya.

Asrul mengajak kader Dasawisma turut berperan meningkatkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan menyadarkan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi peran Dasawisma yang mendorong pentingnya 10 Program Pokok PKK. Di saat pandemi ini, Dasawisma diharapkan turut menyadarkan pentingnya protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19,” tuturnya.

Senada dengan Asrul, Dokter Dian mengatakan, sangat bersyukur atas penghargaan yang diraih. Ke depan TP-PKK akan terus berupaya meningkatkan kualitas kader Dasawisma sebagai ujung tombak kegiatan PKK.

“Harapannya, lewat penghargaan ini akan memotivasi seluruh kader. Semoga ke depan Padang Panjang bisa menjadi yang terbaik,” tuturnya.

Sementara Hermawati menyampaikan akan terus berupaya agar lebih baik. “Tidak berhenti di sini, kita akan berusaha menjadi lebih baik,” sebutnya.

Dikatakan Hermawati, Dasawisma Teratai Satu giat melakukan berbagai inovasi melalui bimbingan PKK. “Inovasi yang kami lakukan antara lain memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam aneka sayuran yang kemudian diolah menjadi berbagai makanan bergizi seperti jus kale dan mie sayur, lalu budidaya ikan dalam ember (budikdamber),” jelasnya.

BACA JUGA  Mutasi Tuntas, Tiga Doktor ada di Dinas Dikpora

Menurut Hermawati, kegiatan yang dilakukan Dasawisma ini telah berdampak kepada peningkatan perekonomian keluarga. “Selain untuk konsumsi keluarga, hasilnya juga bisa dijual menambah income keluarga,” pungkasnya. Rel

Baca juga :

Facebook Comments

loading...