Pemko Sawahlunto Berikan Penghargaan Mahasiswa PSDKU UNP

berikan
Sawahlunto, SuhaNews – Pemerintah Kota Sawahlunto memberikan penghargaan (reward) kepada 7 orang anak Sawahlunto yang diterima di Program Studi di luar Kampus Utama Universitas Negeri Padang (PSDKU UNP).

“Penghargaan itu diberikan sebesar Rp 1.500.000,-/orang. Total jumlah penghargaan yang diberikan sebesar Rp10.500.000,” ujar Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Irmayulis, Rabu 10 November 2021.

Baca juga: Wagub Audy Janjikan Beasiswa Untuk Juara 1 STQH Nasional XXVI

Anak Sawahlunto yang diterima di PSDKU UNP, jelasnya,  diatur dengan Perwako dan Surat Edaran dari Wali Kota Sawahlunto.

“Ini penghargaan untuk anak-anak Sawahlunto yang diterima di Perguruan Tinggi, jadi hanya diberikan sekali saat masuk kuliah,” jelas Irmayulis.

Mereka, jelas Irmayulis, berpeluang memperoleh penghargaan selanjutnya dari Pemko kalau mereka mendapatkan nilai IPK sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril, menyebut hal ini sejalan dengan program pemberian penghargaan kepada anak Sawahlunto yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dengan Akreditasi A dan B.

“Pada 2021 ini, penghargaan itu diberikan kepada 293 orang dengan jumlah total anggaran yakni Rp588 juta lebih,” ujar Asril.

“Pemberian penghargaan untuk anak Sawahlunto yang diterima di PSDKU UNP, merupakan salah satu upaya Pemko mendukung pertumbuhan kampus pertama di Sawahlunto,” ujar Wali Kota Deri Asta.

Adanya Perguruan Tinggi di Sawahlunto, jelas Walikota, sudah kita tunggu dan perjuangkan sejak lama. Alhamdulillah sekarang sudah ada dari UNP ini meskipun statusnya masih PSDKU.

“Rektor sudah menyatakan bahwa kualitas PSDKU tidak kalah dengan kampus utama,” sebut Wali Kota Deri Asta.

Tahap awal, untuk pembangunan kampus PSDKU UNP di Sawahlunto, jelas Deri Asta, Pemko telah menghibahkan lahan seluas 5 hektar ditambah bangunan sejumlah 3 ruangan di Desa Kolok Mudiak, Kecamatan Barangin.

BACA JUGA  Kejahatan Anak Dibawah Umur, Wako Hendri Septa Prihatin, Berjanji Kawal Kasus Sampai Tuntas

“Sementara menunggu pembangunan kampus itu rampung, Pemko meminjamkan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) untuk tempat Proses Belajar Mengajar,” ujar Wali Kota Deri Asta.

Koordinator PSDKU UNP, Dr. Bambang Heriyadi, MT mengatakan bahwa proses belajar mengajar telah berlangsung 3 bulan sejak September 2021.

“Kita memiliki mahasiswa 52 orang. Ini dari 2 jurusan yaitu Teknik Pertambangan dan Teknik Otomotif Alat Berat. Keduanya dengan jenjang pendidikan D3,” kata Bambang Heriyadi. (*)

Baca juga: LP2M UNP Beri Pelatihan Pembelajaran Berbasis IT di MTsN 2 Solok

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaMTQ Nasional XXXIX Digelar, Tuan Rumah Adakan “MTQ Vlog Contest”
Artikel berikutnyaGubernur: PKK Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran