Pemprov Tidak Gelar Salat Ied, Zona Hijau Dipertimbangkan

162
salat
SuhaNews. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Senin (18/5) mengatakan, Pemerintah mempertimbangkan untuk memberikan izin kepada daerah yang masuk  zona hijau untuk menyelenggarakan Salat Idul Fitri. Sementara Pemprov dan PHBI Sumbar tidak menggelar Salat Ied di halaman kantor Gubernur seperti biasa.

Daerah zona hijau adalah wilayah yang tak ada kasus covid-19 atau tidak ada kasus warganya positif terinfeksi covid-19. bupati dan walikota bersama Forkompimda jika harus mengizinkan Shalat Id, haruslah memperhatikan beberapa hal antara lain, jumlah jamaah jangan terlalu banyak.

“Tempat shalat harus luas, jarak antar warga minimal 1 meter,” ujar Gubernur.

salat

 

Untuk diketahui ada tiga daerah di Sumatera Barat yang tidak ada kasus positif covidnya yakni Kota Solok, Sijunjung dan Sawahlunto. Juga ada dua daerah yang baru bebas dari corona yakni Pasaman dan Pasaman Barat.

Baca Juga : Sawahlunto Berpeluang Laksanakan Idul Fitri

Panitia harus mensosialisasi protokol kesehatan kepada jemaah Shalat Id, antara lain menyiapkan cuci tangan / penyediaan sanitizer, pakai masker, bawa sajadah sendiri, khutbah tidak panjang, shalatnya cukup ayat-ayat pendek, tidak ada kotak sumbangan yang jalan, tidak boleh salaman dan peluk-pelukan serta cipika cipiki. Jga jarak dan harus  diawasi oleh aparat keamanan, Polri, TNI, Pol PP dan yang terkait lainnya.

editor : Lim sumber : Topsatu.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...