Penghujung 2019 Polres Solok Selatan Amankan Eskavator dan BBM Ilegal

Penghujung 2019 Polres Solok Selatan Amankan Eskavator dan BBM Ilegal
Petugas Kepolisian memasang Police Line pada alat berata yang digunakan pelaku tambang ilegal.
Solok Selatan, SuhaNews –Menutup tahun 2019, Polres Solsel melalui Tim Operasi Penindakan Ilegal Mining berhasil mengamankan tiga unit alat berat jenis eskavator dan 35 galon solar. Eskavator dan BBM jenis solar ini ditemukan di lokasi tambang emas ilegal di Jorong Alai Talantam, Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecaamtan Sangir Batang Hari.

“Diharapkan tidak ada lagi ilegal mining, ilegal loging dan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ujar Kapolres Solsel, AKBP Imam Yulisdianto didampingi Waka Polres, Kompol Edi Warman dan Kasat Reskrim  AKP M.Rosidi, Selasa (31/12) di Mapolres.

Eskavator dan BBM jenis solar tersebut, papar Kapolres, ditemukan dalam kondisi ditinggalkan oleh pemiliknya. Operasi ini dilakukan secara bertahap.

“Kita sudah mendirikan pos pengamanan di wilayah perbatasan Solsel-Dharmasraya,” ujar AKBP Imam Yulisdianto.

Selain mendirikan pos pengamanan, jelasnya, tim melakukan  penyisiran ke sejumlah lokasi yang diduga sebagai tempat aktivitas ilegal mining. Tim operasi harus  menyisir medan jalan yang jauh, menantang dan menyeberangi sungai menggunakan perahu tempel (timpek).

“Kita menemukan pondok-pondok bekas yang ditinggalkan oleh penambang tersebut,” jelas Kapolres.

Pondok yang ada dirobohkan. Di lokasi tersebut dipasang spanduk berisi imbauan untuk tidak melakukan tambang emas ilegal. Diharapkan dengan adanya imbauan tersebut, tidak ada lagi tambang ilegal di Solok Selatan ini.

“Penindakan didukung oleh masyarakat dan permerintahan nagari setempat,” papar Kapolres AKBP Imam Yulisdianto

Warga pun sudah jenuh dengan kondisi yang ada. Namun mereka tidak berdaya untuk menghentikan  ilegan mining dan ilegal loging tersebut.

Selain melakukan penyisiran di wilayah Sangir Batang Hari, tim operasi ini juga menyisir Pamong Ketek dan Pamong Gadang di Jorong Jujutan Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.

BACA JUGA  Kapolda Sumbar Lakukan Penanaman Perdana Nilam di Supayang

“Tidak ada lagi aktivitas ilegal mining, tetapi ada pondok-pondok yang ditinggalkan pekerja,” jelas Imam.

Untuk mencegah tambang ilegal dan penyalahgunaan BBM bersubsidi, jelas Kapolres, pihak mendirikan empat pos pengamanan di pintu perbatasan masuknya minyak BBM Ilegal. Di samping itu juga ada pos jaga di Pamong dan di Pinti Kayu Pakan Rabaa Timur KPGD. Khusus di KPGD untuk mencegah memantau masuknya BBM dari  arah Kabupaten Solok.

reporter : ARD  editor : Leto

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPengurus KPPL Kab. Solok Dikukuhkan
Artikel berikutnyaAngkasa Pura Satu Serahkan CSR 50 juta Untuk MTsM Cupak dan MAS Nurul Amal