Perjalanan Darat Diatas 250 km Wajib PCR atau Antigen

Perjalanan Darat Diatas 250 km Wajib PCR atau Antigen
SuhaNews. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menerbitkan aturan baru ditengah pandemi Covid-19 ini, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan darat dengan jarak tempuh diatas 250 km wajib melakukan PCR atau Antigen.

Aturan baru perjalanan darat ini diatur Surat Edaran (SE) Nomor 90 Tahun 2021, revisi atas SE Menteri Perhubungan Nomor 86 Tahun 2021.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan, bagi masyarakat yang akan melakukan [perjalanan dengan jarak diatas 250 km wajib memiliki dokumen antara lain atau 4 jam perjalanan, yakni kartu vaksin dan hasil negatif tes RT PCR atau antigen.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi melalui keterangan tertulis, Minggu (31/10) menyebutkan, para pelaku perjalanan jauh dengan moda transportasi darat dan penyeberangan dengan ketentuan jarak minimal 250 km atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Untuk surat keterangan hasil RT-PCR masa berlakunya maksimal 3×24 jam atau antigen  dengan masa berlaku maksimal 1×24 jam sebelum perjalanan.

Syarat perjalanan sebagaimana diatur dalam sura edaran tersebut berlaku bagi pengguna kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, kendaraan bermotor umum, maupun angkutan penyeberangan.

Atutan ini juga berlaku bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di luar Pulau Jawa dan Bali.

Sedangkan untuk pengemudi dan awak kendaraan logistik yang melakukan perjalanan darat di wilayah Pulau Jawa dan Bali, berlaku sejumlah syarat seperti wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 14×24 jam sebelum keberangkatan.

Alternatifnya, pengemudi maupun awak kendaraan dapat menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil 7×24 jam sebelum keberangkatan.

BACA JUGA  Bupati Solok Ajukan Proposal Bernilai Ratusan Milyar ke Kementerian PUPR

Editor : Moentjak sumber : Kompas.com

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBerkah Angkatan 2, Naharudin Beberkan Resep Keluarga Harmonis
Artikel berikutnyaRichi Aprian Motivasi Atlet Forki Tampil di Kejurnas