Positif Covid-19 Meningkat, MUI Keluarkan Himbauan

Positif Covid-19 Meningkat, MUI Keluarkan Himbauan
Pelaksanaan salat berjamaah di maajid yang tetap mematuhi protokol kesehatan
Solok, SuhaNews. Meningkatnya kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terkahir mendapat tanggapan beragam dari masyarakat, Pemerintah dan berbagai organisasi. Salah satunya MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang mengeluarkan himbauan.
Ketua (MUI) wilayah Sumatra Barat Buya Gusrizal Gazahar Dt Palimo Basa Lc.MA, dalam perbincangan via telpon dengan SuhaNews, kembali mengajak masyarakat untuk mematuhi maklumat dan bayan, yang sudah pernah dikeluarkan.

“Ulama di daerah diharapkan bisa mempedomani maklumat dan bayan sebelumnya, dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi daerah masing masing, mari kita terapkan gaya hidup Islami yang dikedepankan oleh MUI Sumbar sebagai adaptasi menghadapi perkembangan Pandemi.” ujar buya Gusrizak Gazahar.

Hal ini sejalan dengan Himbauan MUI Pusat Nomor : Kep- 1639/ DP MUI / IX/ 2020 yang diterbitkan Kamis (10/9) yang menyampaikan agar Pemerintah benar benar fokus dalam menangani masalah Covid- 19 ini, agar tidak terjadi jatuhnya korban yang lebih banyak lagi.

Untuk media TV lokal maupun nasional MUI berharap supaya melakukan sosialisasi dan edukasi tentang masalah Covid- 19 secara serentak agar masyarakat lebih menyadari dan memperhatikan tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

Selanjutnya diharapkan pemerintah membuat peraturan dan sanksi sanksi, serta membantu masyarakat yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya dan juga menyediakan masker bagi masyarakat secara gratis dan membebaskan masyarakat lapis bawah dari penagihan tarif listrik dan air untuk beberapa bulan kedepan guna meningkatkan daya belinya.

Kepada Masyarakat Luas MUI juga mengeluarkan beberapa point:

1. Untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh para ahli dan pemerintah.

2. Untuk menjauhi tempat- tempat keramaian dan atau berkumpul-kumpul karena hal demikian sangat potensial bagi terjadinya proses penularan covid-19.

BACA JUGA  Pemetaan oleh Kemenag Diikuti Penyuluh Agama Kota Padang Panjang

3. Untuk tidak menyelenggarakan acara yang mengundang keramaian dan atau adanya orang berkumpul-kumpul.

Khusus kepada umat Islam dihimbau :

1.Daerah yang penyebaran virusnya tidak terkendali untuk umat Islam agar tidak melaksanakan shalat Jum’at dan shalat lima waktu berjamaah di Masjid dan atau Mushalla.

2. Di daerah yang penyebaran virusnya sudah terkendali pelaksanaan shalat Jum’at dan shalat lima waktunya hendaklah memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

3. Supaya meningkatkan amal shalihnya dengan membantu saudara-saudara serta handai taulannya berupa zakat infak dan sedekah terutama para tetangga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya.

4. Supaya para dai dan daiyah atau muballigh dan muballigah menyampaikan dan menganjurkan kepada para jamaahnya dalam setiap ceramah dan pengajiannya akan arti pentingnya mematuhi protokol kesehatan yang ada seperti memakai masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak.

5. Supaya membaca Qunut Nazilah pada setiap shalat wajib lima waktu agar kita semua terhindar dari wabah pandemi Covid 19.

Reporter : Oca | Dedi editor : Moentjak

Baca juga :

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPolres Bukittinggi Tangkap Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur
Artikel berikutnyaTiga ASN Tanah Datar Terkonfirmasi Positif Covid-19