Rakor Evaluasi Tatanan Norma Baru, Bupati Solok Dukung Keputusan Gubernur

177
norma
Bupati Solok didampingi pejabat lainnya mengikuti Rakor Tatanan Norma Baru
Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok mengikuti rapat koordinasi evaluasi penerapan tatanan norma baru produktif dan aman Covid-19 bersama Gubernur Sumbar dan bupati/walikota se-Sumatera Barat, Senin (15/6) di Guest Hause Arosuka.

Dalam rakoor evaluasi ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wagub Nasrul Abit, Asisten 2 Provinsi Sumbar,Kadis Pendidikan, Ketua KPU Sumbar, Ketua Bawaslu Sumbar, dan Perwakilan BNPB.

Sementara bersama Bupati Solok H. Gusmal ikut bergabung Sekda Aswirman, Kadis Pendidikan Zulkisar, Sekretaris Dinas Pendidikan Sukiman Agus, dan Kabag Humas Syofiar Syam.

“Ada lima agenda yang menjadi bahasan dalam rakor kali ini,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal.

Kelima agenda yang dibahas adalah Evaluasi sepekan elaksanaan Tatanan Norma Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNB PAC),  Penanganan Covid-19 di Era (TNB PAC), Pemulihan Ekonomi, Persiapan menghadapi tahun ajaran baru, dan persiapan Pilkada 2020.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan bahwa evaluasi aatu minggu pelaksanaan new normal, kondisi perkembangan covid-19 di Sumbar sudah berjalan baik dan bisa kita minimalisir itu.  Terlihat darui tidak ada penambahan kasus baru di kab/kota di Sumbar kecuali di Kota Padang.

“Di masa New Normal, testing,tracking, isolasi,dan Treatment tetap berjalan terus dan Kita pastikan yang terlibat dalam pelayanan publik harus bebas Covid,” jelas Gubernur.

Untuk Pemulihan Ekonomi, jelas Irwan Prayitno, sudah berjalan dengan baik. Hal itu bisa dilihat dari dukungan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, di antaranya sektor perdagangan dan jasa, sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, ketenagakerjaan dan sektor-sektor lainnya.

“Masyarakat yang terdampak sudah dibantu,  baik melalui bantuan dari pusat, provinsi, kabupaten maupun pemerintahan nagari,” jelas Irwan Prayitno.

Sementara dalam menghadapi tahun ajaran baru 2020/2021 yang akan dimulai pada 13 Juli 2020, maka akan dilakukan dua metode, yakni Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) dengan cara belajar dari Rumah (BDR)., baik Daring (dalam jaringan) maupun luring (Luar Jaringan).

Kemudian melalui Tatap Muka (TM). Untuk mempersiapkan dua metode tersebut, maka pada awal Juli akan rapat kembali untuk mengambil keputusan mengenai metode yang akan diterapkan di kab/kota masing-masing.

“Persiapan Pilkada serentak juga terus digenjot, sehingga pada 9 Desember 2020, pilkada serentak bisa digelar,” ujar Gubernur.

Berdasarkan hasil koordinasi KPU dengan pemerintah dan Stakeholder terkait lainya maka pelaksanaan  pilkada serentak sudah diputuskan akan di gelar pada 9 Desember 2020. Seluruh PPK dan PPS di kabupaten/kota  akan diaktifkan kembali.

“Kabupaten Solok akan memberikan dukungan penuh atas keputusan ini semua,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal, menanggapi hasil rapat koordinasi dengan Gubernur Sumbar ini. Wewe

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...