Istano Basa Pagaruyung akan Tayang di TV National Geographic

Pagaruyung
Istano Basa Pagaruyung akan tampil di TV Inggris
Batusangkar, SuhaNews – Gordon Ramsey, seorang koki selebriti asal Inggris lakukan syuting pembuatan rendang di Istano Pagaruyung, Batusangkar, Tanah Datar.

Hasil syuting kuliner khas Minangkabau ini akan ditayangkan di TV National Geographic 29 Juni 2020 pada pukul 09.00 WIB dan 21.00 WIB.

“Gordon Ramsey bukan hanya melakukan syuting, tetapi langsung mencoba memasak sendiri dan belajar langsung dari pemasak aslinya di Sumatera Barat,” ujar Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi.

Kelezatan rendang yang merupakan masakan khas Minangkabau telah terkenal sampai ke Mancanegara. Bahkan dikenal sebagai kuliner terlezat di dunia.

Tidak hanya itu, kekuatan budaya dan tradisi Minangkabau menjadi daya tarik tersendiri sehingga Sumatera Barat terpilih menjadi lokasi syuting.

pagaruyung
Syuting di Istano Basa Pagaruyung

Dari berbagai penawaran, jelas Irdinansyah, Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo pun beruntung, dikunjungi tim yang bekerja secara profesional tersebut.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno beserta Ny. Nevi Irwan Prayitno dan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi bersama Ketua TP PKK Ny. Emi Irdinansyah secara khusus di kesempatan itu juga ikut menyambut Gordon Ramsey dan rombongan di Istano Basa Pagaruyung.

Tayangan Gordon Ramsey yang syuting 19 sampai 22 Januari 2020 didampingi William Wongso pakar kuliner Indonesia untuk program “Gordon Ramsey: Uncharted” direncanakan tayang TV National Geographic pada 29 Juni 2020 pada pukul 09.00 WIB dan 21.00 WIB.

Gordon Ramsey dalam Channel Youtube menyampaikan pujian terhadap masakan Rendang Minangkabau.

“Ternyata rendang khas Minangkabau ini dimasak selama 8-9 jam,” ujar Gordon Ramsey.

Gordon Ramsey mengaku telah mencoba membuat rendang daging Sapi dan memasaknya 2-3 jam, namun ketika merasakan rendang masakan asli Sumatera Barat, daging sapi dan rasanya begitu lumer dan lezat di mulut. Ternyata mereka memasaknya 8-10 jam.

BACA JUGA  Apel Gelar Pasukan Polres Solok untuk Operasi Patuh Singgalang 2020

PagaruyungSementara Kadis Parpora Abdul Hakim didampingi Kabid Pariwisata Efrison, mengatakan bahwa syuting Gordon Ramsey di Istano Basa Pagaruyung  bisa memberikan berkah untuk promosi pariwisata Tanah Datar dan Sumatera Barat pada umumnya

“Gordon Ramsey mempunyai acara sendiri di TV skala internasional,” jelas Abdul Hakim.

Ini menjadi peluang publikasi dan pengenalan masakan rendang asli Minangkabau dan Istano Basa Pagaruyung kepada dunia Internasional.

“Istano Basa Pagaruyung menjadi lokasi syuting makan bajamba di mana rendang Tanah Datar menjadi salah satu kuliner yang disajikan,” katanya.

Selama proses syuting, jelas Abdul Hakim, Pemkab Tanah Datar menyediakan lokasi dan pendukung kegiatan.

“Selain makan bajamba, itu Tim Gordon lakukan syuting arakan jamba, pacu jawi, dan menikmati kuliner lainnya khas Tanah Datar sementara sesi syuting Gordon memasak sendiri rendang dilakukan di Bukittinggi,” ujarnya.

“Hal ini kalau disengaja untuk publikasi di TV internasional tersebut, membutuhkan dana yang sangat besar dan pemerintah daerah tidak akan sanggup.

“Kedatangan mereka dengan biaya sendiri tentu menjadi berkah bagi Tanah Datar dan Sumatera Barat,” tambah Abdul Hakim.

Setelah Pandemi Covid-19 berakhir, jelas Abdul Hakim, diharapkan wisatawan semakin meningkat di Tanah Datar dan Sumatera Barat, termasuk wisatawan mancanegara.

“TV National Geographic mempunyai jutaan penonton di seluruh belahan dunia,” tutup Abdul Hakim.

Reporter: Dajim    Editor: Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPasien Positif Covid-19 Kabupaten Solok Meninggal, Petugas Lakukan Tracing
Artikulli tjetërPolsek Lubuk Begalung Amankan 3 Pelaku Pencurian