Serahkan Bantuan, Bupati Solok Ingatkan Masyarakat Pianggu Patuhi PSBB

475
bantuan
Solok, SuhaNews – Bupati Solok serahkan bantuan beras untuk 597 KK di Nagari Pianggu, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kamis (14/5). Bantuan diterima oleh Wali Nagari Pianggu di kantor wali nagari setempat.

“Ini merupakan bantuan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal.

Bupati mengingatkan bahwa beras yan diserahkan kepada masyarakat bukanlah beras dolog berkualitas rendah. Beras ini termasuk premium dan aman dikonsumsi. Sebelum dibagikan kepada masyarakat, sudah dilakukan peninjauan ke Gudang Bulog di Koto Baru.

“Ada sekitar 57 ribu Kepala Keluarga (KK) yang terkena dampak secara ekonomi akibat wabah COVID-19 di Kab. Solok,” jelas Gusmal.

Keluarga yang belum tersentuh bantuan pangan non tunai (BPNT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Pusat, jelas Gusmal, maka melalui beras dolog medium inilah kita bantu masyarakat.

bantuan

“Masyarakat Piangggu diharapkan mematuhi aturan PSBB,” harap Bupati Gusmal.

Jika tidak ada keperluang sangat penting, jelas Gusmal, diharapkan di rumah saja (Stay At Home). Kalau memang ada keperluan mendesak keluar rumah, harus memakai masker.

“PSBB tahap kedua ini harus dilaksanakan oleh nagari-nagari,” jelas Gusmal.

Setiap pintu masuk menuju ke nagari Pianggu ini dijaga ketat. Kalau ada yang masuk atau tidak jelas tujuannya disuruh keluar saja. Bagi perantau yang pulang, mereka pasti terdampak, tapi mereka tidak terdata di Kab. Solok.

“Saya harap pak wali untuk dapat membantu para perantau yang pulang tersebut,” harap Bupati Gusmal.

Dalam kunjungan ini, Bupati Solok H. Gusmal didampingi, Ketua PMI Hj. Desnadefi Gusmal, Asisten II Medison, Kadis Koperindag Eva Nasri, Kadis Dukcapil, Kabag Umum Syefdinon, Kabag Humas Syofiar Syam, Camat IX Koto Sungai Lasi Reflidon, Forkompincam IX Koto Sungai Lasi, da Wali nagari Pianggu.

Sementara Wali Nagari Pianggu mengatakan bahwa beras untuk 597 KK ini akan segera didistribusikan kecrumah-rumah warga, sesuai dengan data yang ada.

“Agar tidak ada tumpang tindih penerima bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemkab Solok. Kami jalankan sesuai data yang ada,” jelas Wali Nagari Pianggu, Safri Firdaus. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...