Tim Robotic MAN 1 Bukittinggi Ciptakan Hand Sanitizier Otomatis

SuhaNews. Saat pandemi Covid-19 sekarang ini, hand sanitier menjadi salah satu barang paling diburu. Kondisi ini menjadi tantangan bagi siswa MAN 1 Bukittinggi berinovasi.

Tim Robotik MAN 1 Bukittinggi membuat alat yang dapat mengeluarkan hand sanitizier tanpa menyentuhnya seperti biasa. Tapi dengan sensor alat ini dapat mengeluarkan hand sanitizier.

“Melihat setiap orang selalu menekan gagang Hand Sanitizer ketika memakai dengan memutar kran air pencuci tangan, tentu hal ini juga perlu di waspadai, berbahaya dan memiliki potensi besar untuk menularkan virus Covid-19 ini secara berantai. Melihat kondisi ini jiwa saya terpanggil untuk membuat Hand Sanitizer otomatis melalui sensor,” tutur Zulkhairi yang juga guru Al Qur’an Hadits MAN 1 Bukittinggi kepada SuhaNews.

Selanjutnya Zulkhairi menyampaikan cara kerja
Hand Sanitizer otomatis karya siswa MAN 1 Bukittinggi yang dilengkapi dengan sensor ultrasonic tersebut

“Dengan mendekatkan tangan ke arah mulut semprotan, maka cairan sanitizer akan keluar secara otomatis. Daya yang dibutuhkan hanya 3 V. Bisa memakai batrai, adaptor dan charger HP. Bahan-bahan yang dibutuhkan berupa Mikrocontroler Arduino uno atau Nano, Motor Servo, Sensor ultrasonic, Cabel jumper, Timah solder, Lem lilin dan Coding Arduino,” ujarnya merinci peralatan yang digunakan.

“Waktu pengerjaan merakit dan memprogram satu buah Hand Sanitizer Otomatis hanya membutuhkan waktu 60 menit. Manfaat dari produk apalagi untuk saat sekarang ini dapat mengurangi resiko penularan virus Covid-19 dan memudahkan dalam penggunaannya tanpa perlu mencari tombol dan menekannya, Lebih hemat karena cairan keluar dengan kadar jumlah yang sama sehingga masyarakat jadi terbantu,” Paparnya lagi.

Sekedar informasi saat ini tim sedang mengerjakan perakitan Hand Sanitizer Otomatis pesanan dari beberapa mesjid dan kantor. Langkah Pemerintah Daerah untuk menutup ruang penyebaran virus corona ditengah-tengah masyarakat dengan menyediakan sarana cuci tangan sudah cukup baik, akan tetapi masih memiliki kerawanan yaitu masih terjadinya sentuhan pada benda yang sama oleh masyarakat banyak. Hal ini juga harus jadi perhatian kita bersama untuk menutup peluang penularan virus berantai tersebut.

BACA JUGA  Wali Kota Sawahlunto Buka Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan

Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi Drs. Irsyad merasa bangga dan menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang di lakukan salah seorang pengajar di Madrasah yang ia pimpin.

“Ide akan timbul disaat kesulitan di depan mata dan akan indah dengan berbagi serta menjadi bermanfaat bagi semua umat. Semoga Hand Sanitizer Otomatis karya Robotik MAN 1 ini bisa menjadi salah satu solusi untuk diterapkan sebagai sarana dalam menjaga kebersihan yang aman dan ramah lingkungan serta kita juga berharap muncul lagi inovasi inovasi berikutnya dari MAN 1 Bukittinggi,” tuturnya bangga.

Sementara itu di sisi lain Ka. Kankemenag Kota Bukittinggi H. Abrar Munanda mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh tim robotik MAN 1 Bukittinggi ini.

“Dalam berbagai kondisi kita harus berfikir kreatif menyikapi penomena yang berlangsung. Fenomena saat ini masyarakat sangat butuh alat kebersihan untuk sering membersihkan tangan sesuai anjuran kesehatan dalam pencegahan covid-19. Hasil berfikir kreatif ini menghasilkan inovasi berupa Hand Sanitiser otomatis. Apresiasi juga yang tinggi juga disampaikan untuk Kepala MAN 1 Bukittinggi, pembina dan tim robotik yang juga sebagai satu-satunya tim robotik madrasah asal Sumatera Barat sudah berkiprah di ajang robotik nasional tahun 2019 kemarin,” tuturnya.

reporter : Yal editor : Moentjak

Baca Juga :

MAN 1 Bukittinggi Mulai Terima Siswa Baru Sistim Online

Facebook Comments

Google News