Takut Razia, Nelayan Tewas Mencebur ke Laut

Takut Razia, Nelayan Tewas Mencebur ke Laut
Suasana rumah korban nelayan di pantai Muaro Gadang Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (12/1).
Painan, SuhaNews. Takut kena razia operasi petugas razia lamparan dasar, seorang nelatan di p[antai Muaro Gadang Air Haji Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan meninggal dunia di laut setelah sebelumnya sempat terjun ke tengah laut. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/1) pagi.

Sebagaimana dilansir Beritanda1.com, Wali Nagari Muaro Gadang Air Haji, Cendra Delvino mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB bersamaan dengan adanya razia pukat lamparan dasar di perairan laut setempat.

Saat aksi kejar-kejaran, tak hanya kapal yang ditumpangi korban kena razia, namun kapal pengguna lamparan dasar lainnya juga ikut melarikan diri karena takut.

“Ya, korban bernama Ujang BA (55) merupakan warga Muaro Gadang Air Haji. Beliau meninggal dunia karena kehabisan nafas setelah nekat terjun ke laut,” ujarnya pada media.

Ia menuturkan, operasi razia yang dilakukan petugas laut merupakan dari satuan Polairud. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya praktik illegal fishing di perairan setempat. Namun, ia menduga korban terlebih dahulu melompat karena takut bakal ditangkap petugas.

“Informasi yang kami terima, saat itu korban kapalnya baru saja keluar dari muara. Tak berselang lama, terlihat razia petugas. Karena takut ditangkap beliau nekat terjun ke laut,” katanya.

Selain korban, saat itu kapal yang ditumpanginya juga ada dua awak kapal lainnya yakni, Dayat (32) dan Damri (39). Saat itu hanya korban yang nekat terjun dan akhirnya meninggal dunia akibat terlambat mendapat pertolongan.

“Saat itu korban tidak terlalu jauh dari pantai. Diduga sudah kelelahan dan ditemukan warga sudah tak bernyawa lagi,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Linggo Sari Baganti, Iptu Hardiyasmar membenarkan peristiwa tersebut. Namun, terkait insiden itu pihaknya belum memberikan keterangan secara resmi.

BACA JUGA  Gubernur Sumbar Minta Asita Sumbar Buat Paket Tour Wisata

“Kami sedang mengumpulkan data. Tapi, untuk keterangan resmi kami bakal konfirmasi dulu dengan Kapolres,” ujarnya saat dihubungi via telepon. Red

sumber : Beritanda1.com

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...