Koto Baru, SuhaNews. Proses Belajar Mengajar (PBM) ditengah pandemi covid-19 ini, menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Untuk itu, MTsN 2 Solok menggelar workshop mandiri bagi 70 gurunya, Kamis (16/7).
Kepala MTsN 2 Solok H. Maidison, S.Pd dalam sambutan pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah upaya mewujudkan madrasah hebat bermartabat, ditengah pandemi covid-19 ini.
“Sistim belajar yang minim tatap muka akan menjadi tantangan bagi guru, bagaimana siswa dapat memahami materi dengan baik walau harus belajar daring dan luring,” ujar H. Maidison.
Untuk itu H. Maidison meminta segenap tenaga pendidik MTsN 2 Solok untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik, karena output kegiatan ini adalah terselenggaranya pendidikan di MTsN 2 Solok dengan baik.
Usai dibuka oleh Kepala Madrasah, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Rina Andriani, yang mengupas tentang cara pembuatan RPP yang dibuat sesuai dengan implementasi KMA 792/2018,KMA 183/2019,KMA 184/2019,KMA 183 Dan 184 yang berlaku serentak disemua tingkatan yang disesuaikan dengan kondisi sekolah.
Selain itu kepada peserta juga disajikan cara pembuatan LKS guru membentuk kelompok untuk bekerjasama sesuai dengan tingkatan mengajar.
Rina Andriani sendiri, sebelumnya sudah mengikuti pelatihan pembuatan RPP dan LKS utusan dari Kabupaten solok ke provinsi yang acaranya di MTsN 1 Bukit Tinggi dan Padang Panjang.
reporter : Yen | Juf editor : Moentjak



Facebook Comments