Tentukan Batas Nagari, Warga Nagari Sitalang Pasang Baliho Batas Tanah Ulayat

sitalang
SuhaNews.Tentukan batas nagari, ratusan warga Nagari Sitalang Kecamatan Ampek Nagari Kab. Agam memasang baliho informasi wilayah tanah ulayat adat Nagari Sitalang di enam lokasi di Jorong Kampuang Malayu daerah setempat,  Minggu (25/10).
Pemangan baliho ini dipimpin oleh Ketua Tim yang juga Ketua Bamus Nagari Sitalang Nasril Dt Muncak. Ia menegaskan, pemasangan baliho wilayah adat tersebut ditempatkan di enam lokasi, yaitu di Lakuk Ateh Batu, Muaro Kandang PT SAS, Bukik Sandaran Badia, Rimbo Piatu, Sarasah Batu Badindiang dan Tunggua Arikia.

“Pemasangan baliho tersebut sebagai bukti batas wilayah nagari dengan nagari lainnya,” kata Nasril.

Diharapkan hal ini dipahami semua pihak dalam upaya mengantisipasi permasalahan batas wilayah.

Lebih lanjut, Tuo Adat Nagari Sitalang Antonius Dt Maruhun Sipado juga berharap saat pemasangan baliho tidak terjadi gesekan di tengah masyarakat, sehingga selalu tercipta situasi yang aman dan kondusif. Tentunya juga mematuhi aturan di pemerintahan dan hukum yang berlaku.

Pemasangan baliho ini, hanya sebagai bentuk penegasan batas wilayah nagari, dan ini didasarkan kepada bukti batas tradisional yang sudah ada sejak masa sebelumnya.

“Tentunya hal ini tidak bisa berubah dengan alasan apapun,” katanya.

Pj Wali Nagari Sitalang Armen juga mengimbau semua komponen masyarakat agar selalu menjaga situasi tetap kondusif dan tidak terpicu berbuat anarkis di lapangan.

“Kita harus selalu waspada dan menghindari berbuat menyalahi aturan hukum,” katanya.

Sebab, jika terjadi menyalahi aturan akan berdampak buruk bagi nagari dan masyarakat.

Kapolsek Kecamatan Ampek Nagari Rezvallepi juga menyadari, penetapan pemasangan informasi batas wilayah nagari cukup diikuti beberapa orang saja, guna menghindari permasalahan yang tidak diinginkan dengan pihak lainnya di lapangan.

“Jaga nama baik Nagari Sitalang, “katanya.

Ditambah lagi saat ini masih dalam masa pandemi covid-19, dan harus disikapi dengan mematuhi standar protokol kesehatan, yaitu tetap menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun dan memakai masker.

Terkait dengan hal itu Camat Ampek Nagari Roza Syafdefianti juga meminta masyarakat agar menghindari gesekan di tengah masyarakat lainnya dan mendahulukan keamanan dan kenyamanan.

“Jangan terpancing melakukan tindakan yang merusak situasi. Jika ada pihak yang berlawanan dengan kita, hindari sejauh mungkin,” katanya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan semua pihak dalam mengantisipasi permasalahan keamanan di masyarakat. Baik dengan jajaran polisi, dan berkoordinasi dengan lembaga terkait serta lainnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada tokoh masyarakat agar melengkapi seluruh bukti dokumen yang diperlukan saat melakukan dialog dengan pihak lainnya, sehingga data yang ditampilkan akurat dan menghindari permasalahan yang tidak diinginkan di masyarakat.

Editor : Lim Sumber : topsatu. com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...