Tes Petugas Haji di Pasaman, 7 Peserta Tidak Bisa Akses Soal

Tes Petugas Haji di Pasaman, 7 Peserta Tidak Bisa Akses Soal
Kepala kantor Kemenag Kab. Pasaman H. Dedi Wandra meninjau pelaksanaan tes rekrutmen petugas Haji 2020.
Pasaman, SuhaNews. Ujian rekrutmen petugas haji tahun ini diikuti sebanyak 33 peserta yang berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Lubuk Sikaping Selasa (4/2).

Kepala Seksi Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Edy Ridwan membenarkan jumlah peserta yang telah terdaftar melalui aplikasi online. Jumlah tersebut dinyatakan memenuhi syarat serta berhak mengikuti ujian tingkat Kabupaten Pasaman `yang memakai sistim Computer Assisted Test (CAT).

Namun informasi dari panitia Hendri, dari 33 peserta ada tujuh orang yang gagal mengikuti ujian disebabkan tidak bisa mengakses soal yang ada di aplikasi ujian sistim CAT online. Dan ketujuhnya itu sebagai peserta yang memilih kategori pelayanan umum.

“Mereka tidak bisa membuka soal dari pusat yang diujiankan”,terang Hendri.

Kembali Edy menerangkan, bahwa kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Peserta harus menggunakan smartphone untuk menjawab soal-soal ujian yang telah tersedia di aplikasi ujian online milik Kemenag RI tersebut.

Dikatakannya, ujian rekrutmen ini serempak berlangsung se Indonesia. Tepat pukul 09.00 WIB, peserta baru bisa mengakses seratus soal yang diujiankan sesuai kategori, baik untuk petugas kloter, pembimbing ibadah, pelayanan akomodasi, umum dan lainnya.

Dikabarkan lanjut, akan nada empat peserta yang mendapatkan nilai tertinggi di masing-masing kategori petugas haji dinyatakan mengikuti ujian tingkat Provinsi Sumatera Barat di Padang.

Kepala Kankemenag Kabupaten Pasaman Dedi Wandra berpesan peserta untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti ujian dengan memasang niat karena Allah untuk menjadi petugas haji tahun ini.

“Jangan niat coba-coba”,tegas Dedi Wandra.

Menurut Kakan, untuk menjadi petugas haji itu harus memiliki istithaah atau kemampuan termasuk keilmuan dengan lulus seleksi yang dilakukan pada saat ini.

Diujung sambutan, Dedi Wandra menyampaikan agar peserta meluruskan niat dengan harapan lulusnya petugas haji dari ASN Kemenag ranah Pasaman.

BACA JUGA  Payo, Kota Solok Jadi Kawasan Wisata dan Pembibitan Bunga Krisan

“Siapapun yang berhasil ini adalah kebanggaan kita bersama dan merupakan mimpi yang berusaha untuk diwujudkan”,ucapnya.

Senada yang disampaikan Kasi Keuangan bidang PHU Kanwil Kemenag Sumbar Joben. Mewakili Kepala Kanwil diminta peserta untuk mengikuti tes dengan sebaik-baiknya dengan berserah diri kepada Allah SWT.

Joben yang hadir bersama pranata komputer bidang Siskohat Yudi Darwas mengatakan, melalui CAT ini dapat menangkis persepsi negatif akan adanya permainan dalam menentukan kelulusan peserta ujian. Karena, usai soal terjawab keseluruhan akan muncul nilai yang diperoleh peserta.

Yudi menyampaikan tata tertib ujian yang diantaranya peserta harus menjawab soal selama enam puluh menit dan tidak dibenarkan membuka situs lain yang dapat mengganggu peserta dalam mengikuti ujian rekrutmen.

reporter : Yusuf  editor : Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...