Tingkatkan Ketahanan Pangan, Wali Kota Payakumbuh Ajak Masyarakat Tanam Jagung

9
Payakumbuh, SuhaNews — Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi didampingi oleh Dinas Pertanian mengadakan kegiatan Tanam Jagung di belakang Pasar Padang Kaduduak, kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kamis (9/7/2020).

“Ini dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan produktif,” jelas Riza Falepi.

Dalam kegiatan ini hadir  Asisten III Amriul Datuak Kirayiang, Kadis ketapang Edvidel Arda, Camat Payakumbuh Utara Desfitawarni beserta Lurah Tigo Koto Diateh Musleniyeti.

Kegiatan tanam jagung ini varitasnya adalah pioner 32, yang merupakan jagung pipilan untuk pakan ternak dengan populasi 6250 batang per hektar Masa tanamnya 120 hari dan hasilnya diprediksi mencapai 8 ton/hektar.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan bahwa gerakan ini merupakan upaya pemanfaatan lahan tidur dengan jagung untuk kebutuhan ternak.

wali“Kebutuhan jagung di kota Payakumbuh untuk ternak lebih dari 10 ton per hari,” jelas Riza Falepi sebagaimana dilansir payakumbuhkota.go.id.

Lebih jauh Riza mengatakan bahwa Ini adalah suatu hal yang menggembirakan. Market 1 bulan untuk hasil jagung 300 ton/bulan. Sehingga dapat menjadi peluang bagi masyarakat dan para petani.

“Gerakan ini dibuat bersama-sama, supaya pemanfaatannya ada dan marketingnya jelas,” terang Riza

Wali Kota, Riza memerintahkan Dinas Pertanian membuka gudang untuk hasil jagung ini dan dibeli oleh Dinas Pertanian dengan harga kontrak.

Tanaman jagung menjadi pilihan, apalagi di masa pandemi covid 19 ini. Diharpkan masyarakat bisa lebih produktif karena penghasilan susah, lapangan pekerjaan juga susah.

“Nanti akan kita bicarakan marketingnya, disiapkan dengan asosiasi peternak ayam dan pihak swasta.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, bisa lebih cepat recovery baik secara ekonomi dan kesehatan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Depi Sastra mengatakan telah menyiapkan konsep kemitraan dengan petani dan peternak untuk meningkatkan ekonomi, khususnya para petani di Kota Payakumbuh.

” Kita sudah menyiapkan konsep kemitraan antara petani dengan peternak yang akan kita mulai di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (LATINA),” jelas Depi Sastra.

Dinas Pertanian, jelas Depi,  akan meerapkan di seluruh kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh. Mudah-mudahan dengan gerakan ini kita mulai dari birokrasi untuk memberikan contoh kepada masyarakat sehingga dapat diikuti oleh para petani. (*/Wewe)

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...