Wawako Solok Menjadi Inspektur Upacara Hardiknas dan Harkitnas

solok
Solok, SuhaNews – Wakil Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra, menjadi Inspektur  Upacara Peringatan Hari Pendidikan dan Hari Kebangkitan Nasional, Jumat (20/05) di halaman Balai Kota Solok.

Upacara ini diikuti oleh unsur TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solok. Ikut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Solok, Seluruh Kepala Organisasi Peringkat Daerah (OPD), Kepala Kantor Kemenag, Ketua GOW, Ketua LKAAM, Ketua KAN, Ketua Bundo Kanduang dan Organisasi lainnya.

Baca juga: Pimpin Upacara Hardiknas 2022 Wako Hendri Septa: Mari Laksanakan Pendidikan Dalam Kondisi Apapun

Wawako menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, dan dalam berjalannya waktu kita mampu melewati dalam proses pemulihan untuk bangkit bersama.

“Kurikulum merdeka hadir untuk membantu para guru dan murid mengatasi dampak hilangnya pembelajaran,” ujar Ramadhani Kirana Putra.

Kini,  Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih 140.000 satuan pendidikan di seluruh indonesia. Terbukti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

“Hari Kebangkitan Nasional ke-114 ini mengangkat tema Ayo Bangkit sebagai seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir,” jelas Ramadhani Kirana Putra.

Tanggal 20 Mei 1948, jelas Wawako, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Utomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa.

“Persatuan yang digagas oleh Budi Utomo diharapkan menjadi spirit dalan menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa,” tambah Ramadhani Kirana Putra.

BACA JUGA  Wawako Ramadhani: Mari Sukseskan Event Rang Solok Baralek Gadang!

Semangat Budi Utomo, tambah Wawako, masih relevan untuk kehidupan berbangsa saat ini di tengah krisis pandemi covid-19. Karena itu kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa. (Wewe)

Baca juga: Hardiknas 2022, Wabup Sijunjung Iraddatillah: Kita Jauh Lebih Tangguh

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPersiapan MPP, Kementerian PAN & RB Kunjungi Kabupaten Solok
Artikulli tjetërSumbar Raih Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut