Bukittinggi, SuhaNews – 316 Jemaah Haji Kota Bukittinggi dilepas secara resmi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, Jumat (17/5) di aula rumh dinas Walikota.
Kegiatan diikuti oleh seluruh JCH Kota Bukittinggi yang dilepas secara resmi oleh Walikota Bukittinggi, diwakili oleh Sekda Kota Bukittinggi, H. Martias Wanto bersama Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair. Hadir dalam kegiatan ini Kabag Kesra, Hermezi, Kasi Penyelenggaraan Haji Dan Umrah, Hj. Misra Elfi dan Forkompimda.
Kabag Kesra Kota Bukittinggi, Hermezi dalam sambutannya menyampaikan beberapa dasar pelaksanaan kegiatan sebagaimana tertuang dalam aturan tentang penyelenggaraan haji dan umrah. Untuk Pemko Bukittinggi telah menganggarakan dan memfasilitasi pemberangkatan serta pemulangan jamaah haji
“Sesuai amanat UU Republik Indonesia terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, Pemerintah Kota Bukittinggi telah menyediakan anggaran untuk pemberangkatan serta pemulangan termasuk fasilitas bagi jamaah haji, meningkatkan layanan yang lebih baik serta pelayanan informasi,” terang Hermezi
Salahsatu jamaah calon haji Kota Bukittinggi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemko dan Kemenag yang telah memfasilitasi pemberangkatan dan pemulangan jamaah nantinya, begitu juga dengan Kemenag telah memfasilitasi urusan administrasi pemberkasan serta pembekalan jamaah melalui kegiatan manasik haji baik tingkat Kota maupun tingkat Kecamatan yang telah sukses diselenggarakan.
Plt. Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair menyebutkan, sebanyak 316 JCH Kota Bukittinggi telah melewati berbagai proses dan melalui beberapa tahapan sampai hari ini.
“Sebanyak 316 JCH Kota Bukittinggi telah melalui beberapa tahapan dan proses, diantaranya penyelesaian administrasi terkait dokumen haji, paspor, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH), istitha’ah kesehatan, cek kebugaran dan konsultasi kesehatan. Dari istitha’ah kesehatan dinyatakan 11 orang jamaah dengan pendampingan alat atau menggunakan kursi roda,” terang Hj. Tri Andriani
Plt. Kepala Kantor sekaligus Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Bukittinggi menyampaikan, bahwa jamaah calon haji seluruhnya telah diberi pembekalan dengan ilmu manasik, baik melalui KBIHU maupun bimbingan manasik haji oleh Kemenag.
“Jamaah calon haji Kota Bukittinggi telah diberikan bekal terkait ilmu manasik haji pada KBIHU yang ada di Kota Bukittinggi. Selain itu jamaah juga diberi pembekalan dengan bimbingan manasik oleh Kementereian Agama sebanyak 10 kali pertemuan. 2 kali manasik haji gabungan tingkat Kota Bukittinggi dan 8 kali pertemuan manasik haji tingkat Kecamatan sesuai domisili jamaah,” tuturnya
“Ibarat orang yang akan maju ke medan perang, mereka telah membawa amunisi yang siap digunakan pada waktunya. Dalam hal ini jamaah telah membawa bekal ilmu yang cukup untuk diterapkan dalam mengikuti dan melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya,” imbuhnya
“Sesuai quran, JCH Kota Bukittinggi tergabung dalam kloter 11 gelombang 2 embarkasi Padang. In Syaa Allah masuk asrama haji pada tanggal 24 mei sesuai dengan jadwal yang nantinya diterima oleh PPIH embarkasi pukul 07.00 WIB dan take off menuju Jeddah tanggal 25 mei pukul 01.30 dini hari,” ulasnya
Hj. Tri Andriani Djusair mengajak jamaah untuk memperbanyak rasa sabar.
“Dalam kondisi pemberangkatan Jamaah pada tengah malam, kemudian melakukan ibadah umrah wajib, artinya selama 2 hari jamaah akan kurang tidur. Hal tersebut dapat memicu di ujinya kesabaran, sedangkan jamaah tatkala itu tengah berihram. Maka perbanyaklah rasa sabar, bawa sabar sebanyak-banyaknya. Agar tidak merusak amalan ibadah nantinya,” ajak Hj. Tri Andriani Djusair
“Di Makah, pemondokan jamaah haji Sumatera Barat berada apda wilayah Syisyah, tergabung pada sektor 3 dengan nomor maktab 25 dan hotel Zahrat Al Saad 3. Ada jarak 4 sampai dengan 5 KM dari hotel ke Masjidil Haram, akan tetapi jamaah tidak perlu khawatir karena ada bus shalawat yang siap mengantar jamaah selama 24 jam,” terangnya
Plt. Kakan Kemenag juga menyampaikan beberapa pesan kepada JCH serta petugas kloter.
“Selamat memenuhi panggilan Allah. Semoga jamaah haji Kota Bukittinggi senantiasa diberi kesehatan, kekuatan lahir dan batin, diberi kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci. Selalu jaga kesehatan, kekompakan, kendalikan emosi, perbanyak sabar, patuh pada arahan petugas yang menyertai kloter sehingga pulang nanti membawa oleh-oleh haji yang mabrur,” harapnya
“Kepada petugas kloter, selamat menunaikan tugas sebagai pelayan tetamu Allah dengan semboyan “khidmatul hajj syarfulana”. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan serta sukses mengemban amanah yang diberikan,” ulasnya
Selanjutnya Hj. Tri Andriani Djusair mengucapkan terimakasih kepada Pemko Bukittinggi yang telah memberikan banyak fasilitas dan sarana bimbingan manasik haji tingkat kota, saran transportasi dan konsumsi dari bukittinggi ke embarkasi dan dari debarkasi kembali ke Bukittinggi.
Sementara itu Walikota diwakili Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, H. Martias Wanto, sebelum melepas secara resmi, mengajak jamaah untuk meluruskan niat dalam melaksnaakan ibadah haji.
“Kami mengajak seluruh jamaah untuk meluruskan niat semata-mata hanya karena Allah, tulus dan ikhlas melaksanakan ibadah haji dan fokus beribadah. Jangan memecah konsentrasi ibadah dengan pikiran-pikiran yang lain,” ajak H. Martias Wanto
“Jamaah haji adalah orang-orang pilihan dan luar biasa, mereka orang-orang yang otomatis difilter oleh Allah. Karena panggilan haji adalah panggilan Allah. Allah yang menghendaki mereka beribadah ke tanah suci,” ungkapnya
“Mari berlepas-lepas sebelum berangkat. Lepaskan dunia, lepaskan pikiran-pikiran yang mengganggu aktivitas ibadah. Tinggalkan urusan dunia, baik lahir maupun batin, karena melaksanakan ibadah haji adalah kesempatan istimewa untuk merefresh bahkan memformat diri, sehingga dapat beribadah dengan khusyu’ dan fokus kepada Allah SWT,” tambahnya
“Selamat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi haji yanng mabrur,” pungkasnya
Selanjutnya JCH Kota Bukittinggi menyimak paparan serta informasi penting dari Kasi PHU, Hj. Misra Elfi dalam rangka mematangkan persiapan pemberangkatan, barang-barang yang boleh dan tidak boleh dimasukkan ke dalam koper jamaah. (Andreas)



Facebook Comments