8 Tenaga Kesehatan Dikarantina di Alahan Panjang Resort

939
alahan panjang
Arosuka, SuhaNews – Alahan Panjang Resort, Panti Andam Dewi,dan Gedung Pemuda Lubuk Selasih sudah disiapkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok sejak April 2020 lalu.

“Ada tiga lokasi karantina ODP yang disiapkan,” ujar Bupati Solok H. Gusmal

Ketiganya adalah Alahan Panjang Resosrt dengan kapasitas 34 orang, Panti Andam Dewi dengan kapasitas dengan kapasitas 40 orang dan Gedung Pemuda Lubuk Selasih dengan kapasitas 40 orang.

Terkait tidak adanya sosialisasi bahwa kawasan ini menjadi lokasi karantina ODP, dibantah oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam.

Baca Juga: Alahan Panjang Resort dan 2 Lokasi Lainnya Disiapkan Jadi Tempat Karantina Covid-19
alahan panjang
Syofiar Syam

“Perlu diluruskan bahwa bukan 31 ODP yang dikarantina di Alahan Panjang Resort (Convention Hall) Alahan Panjang, akan tetapi hanya sebanyak 8 orang,” jelas Syofiar Syam.

Tenaga kesehatan RSUD Arosuka yang dikarantina, jelas Syofiar Syam, memang 31 orang, tetapi 23 orang lainnya dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, bukan di convention hall.

“Karantina ini hanya hanya sementara,yakni selama Pemeriksaan swab dilakukan,” jelas Syofiar Syam.

Jika hasil Tes Swabnya sudah keluar dan menunjukkan hasil Negatif maupun positif maka seluruh petugas itu akan segera dipulangkan dari Convention hall atau dirujuk ke Rumah Sakit.

Adapun yang dirawat di Convention Hall tersebut, papar Syofiar Syam, terdiri dari 3 orang perawat, 3 orang brankarman (pendorong kereta pasien) dan 2 orang petugas radiologi.

“Kawasan wisata¬† Convention Hall ini sudah ditutup untuk diiunjungi sejak pandemi covid-19¬† dan jaraknya jauh dari pemukiman warga,” jelas Syofiar Syam.

Sehingga adanya kekhawatiran masyarakat akan tepapar Covid-19 dari tenaga kesehatan yang dikarantina sangat kecil. Apalagi mereka belum tentu terinfeksi covid-19.

“Kami mengharapkan masyarakat tidak termakan oleh isu dan upaya provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan menyebarkan kabar yang tidak jelas kebenarannya,” tegas Syofiar Syam.

Seluruh elemen masyarakat, jelas Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok ini, untuk senantiasa memberikan dukungan penuh kepada Pemkab Solok dan Tim Gugus Tugas Kabupaten Solok dalam penanganan Covid-19 ini.

“Mari kita patuhi himbauan Bupati Solok dalam Pelaksanaan PSBB,” jelas Syofiar Syam.

Selama PSBB, jelasnya, agar di rumah saja. Jika ada keperluan yang dirasa penting agar memakai masker, hindari kerumunan dan jika urusan sudah selesai agar segera kembali ke rumah.

“Selalu ingat dan laksanakan Protokol Covid-19, yakni selalu cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” tambah Syofiar Syam.

Syofiar Syam berharap agar semua pihak mengikuti Himbauan dan Anjuran Pemerintah terkait Pencegahan dan Penanganan Covid-19 khususnya di Daerah Kabupaten Solok. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...